Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
JIBI/Desi Suryanto Petugas Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melakukan pengasapan nyamuk yang bersarang di lingkungan perumahan penduduk di Kampung Gendeng Cantel, Muja-muju, Umbulharjo, Yogyakarta, Senin (23/12/2013). Pengasapan itu berupaya mengurangi populasi nyamuk yang membawa dan menularkan beragam penyakit seperti, demam berdarah, malaria, filariasis, encepalitis dan chikungunya. Selama sebulan terakhir ini sedikitnya sudah 21 warga Gendeng Cantel terserang chikungunya.
Demam berdarah Sleman terkhusus di Desa Caturtunggal mengalami kenaikan 25%.
Harianjogja.com, SLEMAN-Angka penderita demam berdarah dengue (DBD) Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok menunjukkan peningkatan. Kenaikan diperkirakan mencapai 25% dari tahun sebelumnya.
Koordinator Pelayanan Masyarakat (Yanmas) Puskesmas Depok 3, Wati Setyawati mengatakan, sampai awal Juni, penderita DBD sudah mencapai 44 orang.
“Data DBD 2014 ada 31 penderita. Tapi sekarang [2015], baru sampai pertengahan tahun saja sudah ada 44 penderita. Naik drastis,” ungkapnya saat ditemui Harianjogja.com, Kamis (4/6/2015) siang.
Menurutnya, daerah Caturtunggal memang daerah endemis DBD sehingga angka penderita setiap tahunnya tinggi dibanding kecamatan lainnya.
Info terakhir yang diterimanya, ada penambahan penderita DBD dari Dusun Gowok.
“Kemarin [Rabu] ada laporan masuk dari desa kalau ada satu anak usia 14 tahun kena DBD. Dirawat di RS. Bethesda,” kata Wati.
Menanggapi laporan itu, pihaknya segera turun ke lokasi yaitu Dusun Gowok untuk melakukan kunjungan penyelidikan epidemologi. “Siang ini juga kami akan ke Gowok. Akan kami cek apakah ada penularan atau tidak, termasuk dari cek ABJ-nya [angka bebas jentik],” jelasnya.
Jika ABJ melebihi 95%, kecil kemungkinan adanya penularan. Namun jika kurang dari itu maka penularan bisa terjadi. Jika ada penularan terhadap minimal dua orang serta ada rekomendasi dari rumah sakit maka akan segera dilakukan fogging.
Wati berharap, mengingat kasus DBD berhubungan dengan penyakit mematikan maka warga disarankan untuk segera melaporkan ke puskesmas. “Kalau secara prosedur dari warga lapor RT, RW, dukuh, desa baru sampai ke kami [Puskesmas]. Malah nanti tertahan informasinya jadi lama. Langsung saja warga lapor ke puskesmas,” katanya.
Menanggapi adanya penderita DBD, Kepala Dusun Gowok membenarkan hal itu. “Iya ada satu warga yang kena di RT 9 sana,” kata Kadus Gowok, Puja Wiratna di rumahnya. Ia mengatakan, hingga saat ini kasus DBD di daerahnya baru satu orang dan belum ada laporan susulan terkait penularan pada warga lainnya.
Menurutnya belum ada tanda-tanda penularan pada keluarga penderita maupun tetangga yang lain. “Jumantik sudah jalan di sini jadi upaya yang kami lakukan hanya antisipasi saja,” paparnya. Jika ada penularan, pihaknya akan segera lapor Puskesmas untuk meminta dilakukan fogging.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
KPK mengungkap dugaan suap ratusan juta rupiah untuk masuk Fakultas Kedokteran Unsoed. KPK juga mendalami dugaan praktik di fakultas lain.
Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo rusak parah dan jadi akses wisata. Pemkab mengajukan anggaran Inpres 2026 sebesar Rp54,95 miliar.
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Kualitas udara Pontianak mencapai AQI 328 dan masuk kategori Berbahaya akibat karhutla. Palangkaraya juga masuk kategori Tidak Sehat.
ATR/BPN telah memverifikasi usulan LP2B pada LBS untuk proyek kereta gantung Prambanan. Masih ada tahapan lahan, lingkungan, dan PBG.