PILKADA GUNUNGKIDUL : Pendaftaran Calon Independen Hari Kedua Nihil

Uli Febriarni
Uli Febriarni Sabtu, 13 Juni 2015 21:20 WIB
PILKADA GUNUNGKIDUL : Pendaftaran Calon Independen Hari Kedua Nihil

Ilustrasi pemungutan suara pilkada (JIBI/Harian Jogja/Dok.)

Pilkada Gunungkidul untuk pendaftaran calon independen masih nihil.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Hari kedua masa pendaftaran bakal calon independen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015, Komisi Pemilihan Umum Gunungkidul masih belum menerima satu pun pendaftar.

Pendaftaran jalur independen dibuka sejak Kamis (11/6/2015) dan akan ditutup pada Senin (15/6/2015). Untuk bakal calon yang mendaftar lewat partai politik, KPU Gunungkidul menjadwalkan pada 26-28 Juli mendatang.

Ketua KPU Gunungkidul Zaenuri Ikhsan mengungkapkan untuk kalangan independen akan dilakukan verifikasi faktual kartu tanda penduduk (KTP) pendukung. Hal itu dilakukan demi menjaga kevalidan data pemberi dukungan kepada calon independen.

KPU akan mendatangi rumah semua warga yang mendukung calon independen, bukan lewat metode ambil contoh.

“Lewat metode verifikasi faktual, KPU berharap bisa memastikan semua orang yang tercantum benar-benar memberikan dukungan,” ungkapnya, Jumat (12/6/2015).

Syarat minimal dukungan bakal calon independen sebanyak 56.209 orang dan dibuktikan dengan fotokopi KTP. Bakal calon juga harus memerhatikan syarat wajib tidak memiliki hubungan kekeluargaan dengan calon incumbent.

Nantinya, apabila dari jumlah dukungan yang diverifikasi ada data yang tidak valid, maka dukungan akan tereliminasi dan bakal calon independen diminta mengumpulkan kembali bukti dukungan. Jika setelah verifikasi jumlah dukungan kurang dari persyaratan yang diminta, maka harus mengumpulkan dua kali lipat dari angka selisih, antara jumlah dukungan yang dikumpulkan dan dukungan yang valid. Deadline verifikasi selama 14 hari. Jika persyaratan administrasi terpenuhi, yang bersangkutan berhak maju bersama dengan calon bupati dari parpol dalam Pilkada 2015.

Dari jalur partai, sampai tengah pekan ini belum ada kemajuan soal pencalonan. Kecuali Partai Golkar yang sudah terang-terangan berniat mengusung Bupati Gunungkidul, Badingah, untuk maju lagi dalam Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang sudah menggelar sejumlah tes kepada para bakal calon, juga belum mengerucutkan jagoannya.

“Mudah-mudahan di akhir bulan ini hasil [penjaringan bakal calon] sudah didapatkan bersama,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis