KELANGKAAN GAS ELPIJI : Bulan Puasa, Gas Elpiji 3 Kg Ludes Diserbu Warga

Minggu, 21 Juni 2015 00:30 WIB
KELANGKAAN GAS ELPIJI : Bulan Puasa, Gas Elpiji 3 Kg Ludes Diserbu Warga

Warga antre membeli elpiji tabung 3 kg saat operasi pasar (OP) di Balai Desa Ngringo, Karanganyar, Selasa (12/5/2015). Operasi pasar tersebut digelar pemerintah daerah bersama Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswana Migas) untuk mengatasi kelangkaan dan mengontrol harga elpiji kemasan tabung ini 3 kg. Setiap warga dalam operasi pasar itu bisa membeli elpiji 3 kg dengan harga Rp15.500/tabung. Meski demikian, setiap warga hanya diperbolehkan membeli sebanyak-banyaknya dua tabung. (Reza Fitriyanto/JIBI/Solo

Kelangkaan gas elpiji di bulan puasa ini membuat pangkalan diserbu warga

Harianjogja.com, KULONPROGO – Permintaan gas melon meningkat memasuki bulan puasa. Ratusan tabung gas ukuran tiga kilogram yang belum lama dipasok langsung ludes diburu para konsumen di sebuah pangkalan gas di Pasar Wates.

Dari pantauan di lapangan, tidak ada satu jam tabung gas tiga kilogram habis dibeli konsumen. Kebanyakan diantaranya adalah pedagang eceran. Peningkatan permintaan gas menjadi penyebab banyaknya masyarakat yang memburu gas tersebut.

Dedi, pemilik pangkalan gas membenarkan, adanya peningkatan permintaan gas elpiji tiga kilogram selama bulan Ramadan. Namun, dia mengungkapkan, sudah beberapa bulan ini gas yang baru saja dipasok langsung habis hari itu juga.

“Dalam seminggu pasokan [gas] datang tiga kali dan sudah beberapa bulan ini, sekali pasok 600 tabung dan langsung habis,” ujar Dedi, Jumat (19/6/2015).

Warni, salah satu pedagang gas eceran di Wates mengaku, pasokan datang setiap Senin, Rabu dan Jumat. Dia mengatakan, akhir-akhir ini permintaan gas ukuran tiga kilogram sedang meningkat. Akibatnya, jumlah pembelian gas melon oleh pengecer yang biasanya hanya tiga tabung sampai empat tabung, kini bertambah dua kali lipat.

“Biasanya ambil tiga tabung. Tapi sekarang permintaan naik, saya ambil enam tabung, Per tabung dari pangkalan Rp16.500, jualnya Rp17.000,” kata Warni.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online