PENCURIAN SLEMAN : Diusir Istri, Pria Ini Nekat Curi Motor

Sunartono
Sunartono Senin, 22 Juni 2015 07:20 WIB
PENCURIAN SLEMAN : Diusir Istri, Pria Ini Nekat Curi Motor

Espos/Burhan Aris Nugraha BARANG BUKTI RANMOR--Kasat Reskrim Poltabes Solo Kompol Mugi Sekarjaya (<i>dua dari kanan</i><i>) didampingi Wakasat AKP I Wayan Sudita memeriksa barang bukti hasil pencurian sepeda motor yang disita di Mapoltbes Solo, Senin (28/6) dari tersangka Syaiful Anwar</i>

Pencurian Sleman terjadi pada Sabtu (20/6/2015) malam.

Harianjogja.com, SLEMAN - Warga Dusun Karangasem, Sendangtirto, Berbah, Yogi Prasetyo Putra, 25, nekat mencuri motor di Masjid Al-Maulani, Dusun Teguhan RT 01 RW 18, Kalitirto, Berbah, Sleman saat tarawih berlangsung, pada Sabtu (20/6/2015) malam. Tetapi belum sempat menikmati hasil curiannya Yogi ditangkap petugas Reskrim Polsek Berbah, Minggu (21/6/2015) siang.

Menurut Kapolsek Berbah Kompol Gunawan tersangka mencuri motor itu dilakukan sekitar pukul 19.30 WIB saat tarawih di masjid. Sebelum nekat mencuri, tersangka yang telah memiliki satu anak tengah cek cok dengan istrinya. Kemudian tinggal di tempat neneknya di Karang Banyuurip, Kalitirto. Dengan berjalan kaki ke masjid, tersangka nekat mencuri motor tersebut saat diparkir.

"Pengakuannya diusir istri karena menggadaikan motornya Rp1,5 Juta. Lalu dia mencuri motor," ungkap Kapolsek Minggu (21/6/2015).

Kanit Reskrim Polsek Berbah AKP Mujiman menambahkan dalam keseharian tersangka merupakan buruh pabrik. Tersangka nekat menggadaikan motornya Satria FU karena untuk membayar angsuran motor tersebut. Kemudian inisiatif mencuri motor di masjid sebagai penggantinya.

"Dia ambilnya [motor korban] tidak pakai alat. Dikenakan Pasal 363 KUHP," imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online