Mobil Wisatawan Boyolali Terperosok ke Telaga Sarangan, 6 Selamat
Toyota Agya berisi enam wisatawan Boyolali terperosok ke tepian Telaga Sarangan, Magetan. Seluruh penumpang selamat tanpa luka.
Pantai Kukup Gunungkidul (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Mudik lebaran 2015 di Terminal Wates masih terlihat sepi.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Kepala UPTD Terminal Wates Yunarti mengatakan, sejak semalam, Jumat (17/7/2015) hingga hari kedua lebaran tidak banyak penumpang angkutan umum yang tiba maupun berangkat. Kondisi terminal masih sepi.
"Kondisinya masih sepi, belum ada tanda kenaikan jumlah penumpang. Sejak semalam hanya ada beberapa penumpang yang turun di terminal ini," ujar Yunarti.
Yunarti mengungkapkan, data penumpang bus yang dihimpung dari pukul 19.00 WIB, Jumat (17/7/2015) hingga 07.00 WIB pada Sabtu (18/7/2015), menunjukkan penurunan yang signifikan. Tercatat hanya 231 penumpang saja yang naik dari terminal ini. Sedangkan penumpang yang turun hanya sebanyak 205 penumpang.
Lebih lanjut Yunarti menjelaskan, kenaikan kepadatan penumpang di Kulonprogo baru akan mencapai puncaknya pada arus balik. Diprediksi jumlah penumpang akan mengalami peningkatan pada Senin (21/7/2015).
"Waktu arus balik, seperti biasa terminal [wates] akan penuh penumpang. Mayoritas penumpang yang naik ke tujuan Jakarta," tandas Yuniarti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Toyota Agya berisi enam wisatawan Boyolali terperosok ke tepian Telaga Sarangan, Magetan. Seluruh penumpang selamat tanpa luka.
Pemkot Jogja memperkuat kewaspadaan warga melalui pos kamling sekaligus mendorong gotong royong, UMKM, dan pengelolaan sampah.
DMI menyerukan umat Islam menggelar shalat Istisqa hingga awal September di tengah kemarau panjang, kekeringan, dan karhutla.
Kebakaran Kampung Adat Sade merusak 89 rumah. LHSS meminta mitigasi dan perlindungan kawasan warisan budaya NTB dievaluasi.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri akad nikah Kasespri Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi di JCC, Jakarta, Minggu pagi.
BPBD Gunungkidul mengajukan tambahan anggaran 5.000 tangki air bersih karena bantuan diperkirakan hanya bertahan hingga pertengahan September.