Bayern Muenchen Juara Piala Super Jerman Usai Kalahkan Dortmund
Bayern Muenchen mengalahkan Borussia Dortmund 2-1 dan menjadi juara Piala Super Jerman 2026 dalam laga Der Klassiker.
Ilustrasi pos ronda./JIBI-Solopos
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus memperkuat kewaspadaan dini masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketenteraman wilayah. Salah satu upayanya dilakukan melalui kunjungan malam ke pos kamling di sejumlah wilayah.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan pos kamling tidak hanya berfungsi sebagai tempat ronda, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk berinteraksi dan bertukar informasi mengenai kondisi lingkungan.
"Keberadaan pos kamling tidak sekadar sebagai sarana ronda malam, tetapi menjadi ruang srawung masyarakat untuk bertukar informasi dan memperkuat kewaspadaan bersama," kata Hasto di Jogja, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Hasto, kunjungan malam ke pos kamling menjadi sarana untuk memperkuat kewaspadaan dini sekaligus menyerap aspirasi masyarakat, terutama terkait keamanan dan kondisi lingkungan.
"Keamanan dan ketenteraman kota tidak hanya ditentukan oleh aparat keamanan, tetapi juga lahir dari kepedulian warga terhadap lingkungan sekitarnya," ujarnya.
Dia menilai komunikasi yang terjalin dengan baik antarmasyarakat serta semangat gotong royong menjadi modal penting untuk mempertahankan situasi yang kondusif.
Melalui komunikasi secara rutin, berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat dapat diketahui lebih awal. Dengan demikian, persoalan tersebut diharapkan dapat segera diselesaikan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Selain membahas keamanan lingkungan, kunjungan ke pos kamling juga dimanfaatkan Pemkot Jogja untuk menyerap aspirasi warga mengenai pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Hasto mengatakan persoalan sampah tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Masyarakat perlu terlibat aktif dengan mengurangi, memilah, dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga.
Warga Semaki Olah Sampah Organik dengan Losida
Sementara itu, Lurah Semaki Markhistun Nadhiroh mengatakan Kelurahan Semaki saat ini fokus mengolah sampah organik yang berasal dari rumah tangga.
Pengolahan dilakukan menggunakan tabung lodong sisa dapur atau Losida. Pada bagian bawah tabung tersebut ditempatkan cacing yang membantu mempercepat proses penguraian sampah organik.
Hasil penguraian tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan menjadi kompos sehingga sampah rumah tangga dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bayern Muenchen mengalahkan Borussia Dortmund 2-1 dan menjadi juara Piala Super Jerman 2026 dalam laga Der Klassiker.
Menhut Raja Juli Antoni memperkuat operasi karhutla Kalsel dengan tambahan armada water bombing dan helikopter dari Riau.
Enam pamong kalurahan ikut Pilur Gunungkidul 2026. Mereka wajib mundur dari jabatan jika ditetapkan sebagai calon lurah pada 8 September.
Bromo kembali dibuka untuk wisatawan dengan kuota 2.752 orang per hari. Menpar mengingatkan pengunjung menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran.
Bansos Agustus 2026 diprioritaskan bagi Desil 1-4. Simak daftar PKH, BPNT, PBI-JK, dan ATENSI beserta batas desilnya.
Bendera Merah Putih sepanjang 481 meter dibentangkan di Pantai Parangtritis hingga Parangkusumo Bantul dalam peringatan HUT ke-81 RI.