Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Pengunjung menyaksikan replika Gunung Merapi yang disajikan di lobi Museum Gunung Merapi (MGM), Sabtu (18/7/2015). (JIBI/Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)
Wisata lebaran 2015 di Sleman untuk Museum Gunung Merapi mengalami penurunan.
Harianjogja.com, SLEMAN-Dibanding tahun lalu, Pengelola Museum Gunung Merapi (MGM) menargetkan kunjungan wisata selama libur lebaran tahun ini turun. Selama 16-21 Juli 2015, wisatawan ditarget 10.000 pengunjung, sedang tahun lalu mencapai 15.000 orang.
"Tahun kemarin 15.000 karena liburnya lebih panjang. Sekarang dari enam hari sudah terpotong hari pertama Lebaran dan Senin besok," kata Kepala UPT Museum Gunung Merapi, Suharno, Sabtu (18/7/2015).
Pada hari pertama Lebaran kemarin, MGM memang tutup sedangkan untuk Senin besok merupakan jatah tutup museum-museum di Kabupaten Sleman.
Suharno yakin target 10.000 akan terpenuhi. Pasalnya dari hari ke hari kunjungan wisata ke museum yang terletak di Dusun Banteng, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem Sleman ini terus meningkat.
Pada Sabtu ini saja, hingga pukul 14.30 WIB sebanyak 900 tiket telah terjual. Angka tersebut meningkat dibandingkan hari biasa yang hanya mencapai kisaran 600 orang.
Dari pantauan Harianjogja.com Sabtu siang, MGM banyak dikunjungi para keluarga yang baru saja melakukan silaturahmi. Mereka sengaja menyempatkan diri untuk berlibur sembari menimba pengetahuan seputar Merapi dan erupsinya.
Salah satu fasilitas yang paling diminati adalah teater film Merapi. Hanya dengan Rp5.000, pengunjung dapat menyaksikan letusan Gunung Merapi dari tahun ke tahun. Di sudut-sudut lain juga ditampilkan replika Gunung Merapi saat mengalami erupsi.
Salah satu pengunjung asal Bantul, Nasrun, 47, sengaja mengajak putranya untuk mengisi liburan di MGM. Ia aktif di Tagana Jogja dan sempat merasakan saat-saat evakuasi menjelang erupsi Merapi 2010. "Dari pengalaman itu saya ceritakan pada anak. Didukung ada MGM ini, jadi seperti ada media untuk menyampaikannya, kata dia.
Menurutnya MGM menjadi tempat yang tepat bagi anak untuk mengisi waktu liburan. Karena selain bermain di taman, anak-anak juga dapat mempelajari karakter Gunung Merapi dan gunung-gunung berapi lainnya di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ruang digital DIY dinilai rentan hoaks, radikalisme, dan penipuan online. Literasi digital masyarakat masih tertinggal dari akses teknologi.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 19 Mei 2026 di Wiladeg Karangmojo dan titik layanan lain untuk perpanjangan SIM A dan C.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.