BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
JIBI/Harian Jogja/dokumen
Trans Jogja disarankan dibawah pengelolaan BUMD.
Harianjogja.com, JOGJA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY menyarankan agar pengelolaan angkutan umum Trans Jogja diserahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dengan demikian, Pemda DIY tidak perlu repot mengurusi hal teknis pengelolaan Trans Jogja.
"Akan lebih aman dan nyaman Trans Jogja dikelola BUMD," kata Sutata, selaku Ketua Komisi C DPRD DIY yang membidangi transportasi, Selasa (28/7)
Menurut Sutata, angkutan Trans Jogja menjadi salah satu angkutan yang dibutuhkan oleh masyarakat DIY. Namun, pengelolaan angkutan dengan sistem by the servis tersebut, kata Sutata, selalu terbentur dengan regulasi.
Desember, tahun lalu, kerjasama Pemda DIY dan PT.Jogja Tugu Trans (JTT) selaku pengelola Trans Jogja berakhir. Namun, Gubernur DIY kembali memperpanjang kontrak kerjasama hingga Desember tahun ini. Alasan perpanjangan kontrak ini karena tidak cukup waktu untuk melakukan lelang terbuka.
Sutata mengatakan sampai saat ini Pemda DIY belum juga menentukan nasib apakah Trans Jogja akan dilelang terbuka atau melalui penunjukan langsung, padahal masa perpanjangan kontrak Trans Jogja akan berakhir lima bulan mendatang. Jika akhirnya dipilih lelang terbuka, maka Sutata memperkirakan sampai tahun depan tidak selesai.
"Jadi tidak akan menyelesaikan persoalan yang sebenarnya. Persoalan ini akan terus terulang," ujar Sutata.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menanti evaluasi Trans Jogja dari Pemda DIY. Menurut dia, evaluasi yang sudah disampaikan ke dewan belum menyentuh persoalan pokok, yakni opsi pengelolaan Trans Jogja. Hanya pengembangan jalur Trans Jogja, okupansi pengguna Trans Jogja.
Opsi pengelolaan Trans Jogja, sebelumnya juga disampaikan oleh Wakil Ketua III DPRD DIY, Dharma Setiawan (Gerindra) dan Anggota Fraksi PKS Tri Huda Yudiana. Baik Dharma maupun Huda, menilai pengelolaan Trans Jogja melalui BUMD merupakan opsi yang ideal.
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) DIY, Sigit Haryanta mengatakan sampai saat ini pihaknya masih membahas nasib Trans Jogja. Ia belum bisa menyampaikan opsi apa yang akan diambil agar Trans Jogja terus beroperasi, tanpa ada masalah. "Konsepnya seperti apa nanti segera kami sampaikan ke dewan," kata Sigit saat acara syawalan bersama wartawan, kemarin.
Menurut Sigit, semua opsi memiliki konsekuensi baik opsi lelang terbuka maupun lelang tidak terbuka. Yang jelas, ia menyatakan, Januari, tahun depan, perasional Trans Jogja harus tetap berjalan, khususnya di jalur yang sudah ada saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Sekitar 30 anak Magelang memamerkan 46 karya lukisan dalam Ruang Khayal Anak #1 di Loka Budaya hingga 27 Agustus 2026.
Hari pertama Cherrypop 2026 di Candi Prambanan menyatukan beragam genre, menghadirkan musisi “mitos”, pop Jawa, hingga musisi Jepang.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.
Vivo V70 Lite 4G dikabarkan hadir dengan baterai 8.100mAh, pengisian 44W, layar AMOLED 120Hz, dan kamera 50MP.
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.