Kasus Keracunan MBG Berpeluang Diproses Pidana dan Perdata, Polisi Harus Proaktif
Kasus keracunan MBG mencapai 50.000. Komisi IX DPR menilai kasus dapat diproses pidana dan perdata serta meminta polisi proaktif.
Wisata Jogja akan dimeriahkan dengan kirab gunungan 8.000 bakpia
Harianjogja.com, JOGJA-Untuk pertama kalinya, gunungan bakpia dalam Bakpia Day IV yang digelar di Kelurahan Ngampilan, Kecamatan Gedongtengen, Senin (14/8/2015) akan diarak ribuan warga.
Rencananya, acara bertajuk Keanekaragaman dalam Kebersamaan Kirab Budaya Manunggal Jathi ini memutari wilayah Ngampilan dengan jarak tempuh dua kilometer.
Bregodo Rakyat Mataram menempati barisan terdepan yang mengawal dua gunungan bakpia yang terbuat dari 8.000 bakpia seberat empat kuintal. Sementara, 100 orang pembawa brand usaha kecil menengah (UKM) bakpia berjajar di belakang gunungan bersama dengan berbagai komunitas seni dan budaya setempat.
Barisan ditutup dengan liong dan barongsai yang mewakili komunitas warga Tionghoa di Ngampilan.
Koordinator Tim Kreatif Bakpia Day Abdon Zennen mengatakan waktu dan tempat penyelenggaraan kegiatan ini sama dengan tahun sebelumnya. "Tetapi tema dan konsepnya berbeda," ujarnya dalam jumpa pers di Balaikota Jogja, Selasa (8/8/2105).
Ia mengungkapkan, tema yang diangkat ingin memadukan dua kultur budaya Jawa dan Tionghoa. Pasalnya, tidak bisa dipungkiri warga Tionghoa yang merintis kawasan Ngampilan dengan usaha pembuatan bakpia hingga dikenal menjadi sentra bakpia.
Dikatakannya, kegiatan rutin yang digelar sejak 2012 ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan antara UKM dan produsen bakpia sekaligus mengangkat bakpia sebagai makanan khas Jogja.
Lurah Ngampilan Maryuni mengatakan kegiatan Bakpia Day IV menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT Jogja yang jatuh setiap 27 Oktober. Sehari sebelum kirab bakpia, tuturnya, akan diadakan gelar potensi kesenian dan UKM.
"Kami juga mengangkat oseng-oseng mercon sebagai kuliner khas Ngampilan dalam kegiatan tersebut," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus keracunan MBG mencapai 50.000. Komisi IX DPR menilai kasus dapat diproses pidana dan perdata serta meminta polisi proaktif.
PB PDGI menyebut 95% masyarakat Indonesia rutin sikat gigi, namun kurang dari 3% yang melakukannya di waktu tepat: setelah sarapan dan sebelum tidur.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.