Polda Metro Akui Ajukan Penundaan Transaksi Rekening Mandiri Mas Botok
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Ilustrasi pencabulan (JIBI/Solopos/Dok.)
Pemerkosaan Sleman dilakukan oleh ayah kandung korban.
Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang ayah GN, 43, warga Depok, Sleman tega melakukan tindakan bejat terhadap anaknya OK, 16, hingga berbulan-bulan. Korban kini harus menanggung deritanya karena tengah hamil delapan bulan. Tak terima dengan perlakuan itu, ibu korban lalu melapor ke Mapolres Sleman. Ayah korban langsung ditangkap dan ditahan sejak pekan lalu.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Sleman Ipda Eko Haryanto menjelaskan, tindakan cabul itu dilakukan tersangka sejak Desember 2014 silam. Dalam sepekan bisa mencapai tiga kali, dilakukan di dalam rumah ketika ibu korban tengah bepergian pada pagi hari dan malam hari.
"Siang itu, kalau ibunya kerja, malam kalau saat ibunya ke pengajian. Korban diipaksa, karena takut jadinya menuruti," ungkapnya di Mapolres Sleman, Kamis (10/9/2015).
Selama itu korban tidak berani protes meski tidak diberi uang atau imbalan lain. Perbuatan yang dilakukan selama berbulan-bulan itu rupanya tercium ibu korban. Karena melihat perut korban mulai membuncit kemudian memeriksakan ke Puskesmas. Hasilnya mengejutkan, korban ternyata sudah hamil dan akan melahirkan pada awal Oktober 2015 mendatang.
Ketika itu, ibu korban langsung menanyakan pelakunya. Tapi sang ibu lebih terkejut lagi ketika mendapat jawab bahwa orang yang menghamili anaknya tak lain adalah suaminya sendiri.
"Ibunya sempat dilematis, tapi akhirnya tetap dilaporkan dan sesuai prosedur kami mengamankan tersangka saat bekerja, kebetulan sebagai pembuat taman," urainya.
Dalam keterangan tersangka, kata dia, nekat mencabuli anaknya dengan alasan kesal terhadap istrinya yang punya banyak hutang. "Padahal hutang yang dilakukan istrinya itu untuk kebutuhan sehari-hari," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Kabut asap karhutla mengganggu 10 penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru. Jarak pandang sempat turun hingga 200 meter
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (26/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
PLTS Terapung Gajah Mungkur mulai dibangun dengan investasi Rp1,6 triliun dan ditargetkan beroperasi akhir 2027.
Cek daftar harga HP Samsung Galaxy S dan Z Series terbaru 26 Agustus 2026, mulai Galaxy S25 hingga Z Fold8 Ultra.
Dokumen TPST Wukirsari Gunungkidul rampung. Lelang ditargetkan Oktober dan pembangunan diharapkan dimulai awal 2027.