4 Prajurit TNI Penganiaya Serda Ahmad Sempat Beri Kabar Bohong Korban Kecelakaan
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.
Suasana salah satu kamar di Fave Hotel, Hotel berbintang 2, di Jalan Adisucipto, Solo (JIBI/SOLOPOS/Sunaryo Haryo Bayu)
Hotel di Jogja semakin ketat bersaing, diduga menyebabkan pendapatan pajak hotel menjadi tidak tercapai
Harianjogja.com, JOGJA-Ketatnya persaingan hotel di Jogja diklaim menjadi salah satu penyebab penurunan target pajak daerah hotel dalam rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2015.
Informasi yang dihimpun dari Dinas Pajak Daerah dan Pengelolaan Keuangan (DPDPK) Jogja, target pajak daerah dalam APBD murni sebesar Rp88 miliar, namun dalam APBDP direncanakan turun menjadi Rp84,5 miliar.
Kepala Bidang Pajak Daerah DPDPK Jogja Tugiarta menyebutkan sampai dengan Agustus, realisasi pendapatan dari hotel baru tercapai 64% padahal berdasarkan pendekatan flat seharusnya pada bulan itu sudah mencapai 66,7%. “Realisasinya sampai Agustus sebesar Rp56,6 miliar,” ujarnya baru-baru ini.
Ia tidak menampik ada kemungkinan ketatnya persaingan hotel menyebabkan pajak yang dibayarkan tidak maksimal. Kendati demikian, Tugiarta juga menjelaskan, target yang ditetapkan di awal selalu dilebihkan atau over estimate, dan dapat disesuaikan kembali saat penyusunan anggaran perubahan.
Sebenarnya, kata dia, jika dibandingkan dengan pendapatan pada tahun-tahun sebelumnya, justru pendapatan pajak dari hotel selalu mengalami peningkatan. Dicontohkannya, pada 2012 rata-rata pajak yang terkumpul per bulan sekitar Rp4,6 miliar, namun pajak hotel yang terkumpul pada tahun ini sampai dengan Agustus sudah mencapai Rp7 miliar per bulan.
“Dengan penyesuaian, kami optimistis target bisa tercapai,” ucapnya.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Jogja Rifki Listianto dalam menetapkan target seharusnya melihat potensi sehingga revisi yang dilakukan tidak signifikan atau tanpa perubahan sama sekali. Diungkapkannya, revisi APBD merupakan persoalan klasik yang berlangsung dari tahun ke tahun karena lemahnya perencanaan.
“Kalau tidak ada perubahan menandakan tim anggaran bagus dalam perencanaan,” kata Rifki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 beserta lokasi Satpas, Syarat perpanjangan SIM A dan SIM C aktif agar tak antre.
Mentan Amran Sulaiman instruksikan Bapanas tindak tegas beras fortifikasi melanggar aturan. DPR dukung pencabutan izin usaha pelaku.
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda Jogja Jumat 18 September 2026 di Berbah Sleman. Cek lokasi, syarat BPJS Kesehatan, dan biaya PNBP.
Krisis air bersih masih melanda Imogiri, Bantul. Bantuan 20 tangki air bersih disalurkan untuk warga terdampak kekeringan di Sriharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 18 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja mulai pukul 05.00 hingga malam.