Rumah Penyimpan Ratusan Botol Miras di Semarang Terbakar
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
Narkoba Kulonprogo, saat diselediki pengguna memakai obat berdasarkan resep dokter.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Sebanyak dua warga Sleman dibekuk Satuan Resnarkoba (Satresnarkoba) Kulonprogo karena kedapatan mengonsumsi dan mengedarkan psikotropika. Ironisnya, obat tersebut diperoleh Sunyoto, 30, salah satu pelaku, menggunakan resep dokter.
Kasat Resnarkoba Polres Kulonprogo AKP Agus Nursewan mengungkapkan, pelaku pertama, Sunyoto berhasil diringkus di rumahnya di Modinan, Banyuraden, Gamping, Sabtu (19/9/2015) sore. Di hari yang sama, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah Nurdin, 19, pelaku lain di rumahnya yang beralamat di Sumber Rahayu, Moyudan, Sleman.
"Kami mendapatkan informasi dari wilayah Kulonprogo, lalu kami kembangkan. Motif pelaku yakni memiliki, menggunakan dan mengedarkan psikotropika," ujar Agus, Rabu (23/9/2015).
Agus memaparkan, dari tangan pelaku berhasil diamankan empat butir pil Mersi Alprazolam dan tujuh butir pil Riklona atau Clonazepam. Kedua barang bukti itu saat ini masih dalam pemeriksaan di laboratorium narkotika di Semarang, Jawa Tengah.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan petugas, Sunyoto terbukti tidak hanya sebagai pengguna. Pelaku juga mengakui telah memperjualbelikan obat terlarang tersebut kepada rekannya. Akibat tindakannya itu, Sunyoto dijerat dengan Pasal 62 atau Pasal 61 ayat 2 Undang-undang nomor 5 tahun 2007 tentang penyalahgunaan obat terlarang. Sedangkan, rekannya Nurdin, dijerat dengan Pasal 62.
"Ancaman hukuman maksimal adalah lima tahun kurungan. Dari pemeriksaan, Y [Sunyoto] sebagai pengedar," jelas Agus.
Kepada petugas, Sunyoto mengaku mendapatkan obat tersebut dari sebuah apotik di Jogja. Awalnya, obat tersebut hanya dikonsumsinya sendiri sebagai obat penghilang rasa sakit dan sulit tidur. Sunyoto mengaku, sudah 13 tahun mengonsumsi obat jenis Mersi Alprazolam itu dan mendapatkannya dari resep dokter.
Sunyoto mengatakan, dalam sekali periksa, obat yang ditebusnya sebanyak 30 butir. Di mana, harga per 10 butir dibelinya seharga Rp14.500.
"Karena butuh uang, saya jual ke teman per enam butir seharga Rp72.000," ungkap Sunyoto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
Perplexity luncurkan Portable Computer, agen AI lokal yang berjalan di perangkat pengguna. Hanya kompatibel dengan Nvidia DGX Spark dan Linux RTX. Baca selengka
Raheem Sterling terancam penjara 2 tahun usai kecelakaan Lamborghini di M3. Mantan bintang Inggris didakwa mengemudi berbahaya, kepemilikan nitrous oxide, dan m
Agnez Mo melejit ke posisi kedua IMDb STARmeter setelah tampil sebagai Lila Hoth dalam Reacher Season 4 yang tayang di Prime Video.
Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2026 mencatat penurunan pendapatan daerah sebesar Rp117,12 miliar.
Trackhouse MotoGP umumkan duet Enea Bastianini dan Raul Fernandez untuk 2027. Martin ke Yamaha, Marquez di Ducati. Cek daftar pembalap selengkapnya.