Kasus Keracunan MBG Berpeluang Diproses Pidana dan Perdata, Polisi Harus Proaktif
Kasus keracunan MBG mencapai 50.000. Komisi IX DPR menilai kasus dapat diproses pidana dan perdata serta meminta polisi proaktif.
Hewan kurban yang terjangkit cacing hati ternyata ditemukan di semua daerah di DIY
Harianjogja.com, KULONPROGO-Petugas pengawas dan pemeriksa daging hewan kurban dari Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kulonprogo menemukan cacing pita dari usus seekor sapi yang disembelih di Masjid At-Taubat, Terbah, Wates, Kulonprogo, Kamis (24/9/2015). Selain itu, petugas juga mendapati cacing hati dari tiga ekor sapi lainnya.
Salah satu petugas, Eko Sulistyadi mengatakan, serangan cacing pita tidak berbahaya bagi sapi. Telur cacing masuk bersama rumput yang dimakan sapi dan berkembang menjadi larva. “Itu karena pengaruh pemberian pakan. Tidak apa-apa, tidak berbahaya,” ucap Eko.
Meski demikian, masyarakat harus tetap waspada jika memakan daging sapi mentah atau yang dimasak kurang matang. Sebab, larva cacing nantinya bisa berkembang menjadi cacing dewasa dalam usus halus manusia. “Sebenarnya, kalau memasak daging atau bagian tubuh hewan ternak lainnya, itu memang seharusnya sampai benar-benar matang,” ungkapnya.
Eko menambahkan, timnya juga menemukan cacing hati pada tiga ekor sapi. Panitia setempat kemudian sepakat untuk membuang tiga hati yang terjangkit karena dianggap tidak layak. “Harus dimusnahkan karena sudah rusak. Kalau dikonsumsi, bisa menimbulkan sakit perut dan diare,” tegas Eko.
Eko memaparkan, ciri fisik sapi yang terkena cacing hati antara lain memiliki bulu yang mudah rontok, mata pucat dan sering mengeluarkan air mata, serta bertubuh kurus. Namun, cara terbaik untuk memastikannya memang dengan mengecek langsung kondisi hati sapi setelah disembelih.
“Sebenarnya jika infeksinya tidak terlalu parah, bagian yang kena dibuang dan sisanya bisa konsumsi. Namun, disarankan dibuang semua sebagai antisipasi,” terang dia kemudian.
Sementara itu, ketua panitia hewan kurban Masjid At-Taubat, Agus Santosa mengatakan, ada tujuh ekor sapi dan empat ekor kambing yang disembelih hari itu. “Kalau ada sapi yang hatinya tidak bagus, dibuang saja dari pada menimbulkan penyakit,” ujar Agus.
Terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Kulonprogo, Drajad Purbadi mengatakan, tim pengawas dan pemeriksa daging hewan kurban sudah bertugas sejak Rabu (23/9/2015) kemarin hingga Minggu (27/9/2015) besok.
“Biasanya kalau pembelihan di sekolah itu dilakukan hari kedua atau ketiga,” ungkap Drajad, saat dihubungi pada Kamis siang.
Tahun ini, selain 54 pegawai DKPP Kulonprogo, tim juga didukung 60 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan UGM dan 88 orang kader kesehatan hewan tingkat desa. Mereka tersebar ke seluruh wilayah di Kulonprogo.
Tim yang dia pimpin, lanjut Drajad, baru menemukan satu ekor sapi yang terserang cacing hati, yaitu di Masjid Al-Mahmuri, Karangsari, Pengasih. “Data keseluruhan, kira-kira baru bisa kami sampaikan Senin (28/9/2015),” tuturnya.
Di Sleman, Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan (DPPK) Sleman mencatat pada hari pertama Iduladha, Rabu (23/9), dari 713 sapi yang disembelih di 218 titik pemotongan, ditemukan 62 sapi yang terkena cacing hati.
Selain sapi, cacing juga menyerang satu domba dan satu kambing. Temuan ini dimungkinkan semakin bertambah mengingat penyembelihan masih dilakukan dalam waktu tiga hari.
Adapun di Gunungkudul, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Gunungkidul menemukan 10 kasus cacing hati pada daging hewan kurban yang disembelih pada Iduladha 2015, di sejumlah wilayah di Gunungkidul. Jumlah tersebut dimungkinkan masih terus bertambah, karena belum seluruh petugas pengawas melaporan hasil ke posko.
10 kasus tersebut berasal dari total 989 hewan kurban yang disembelih, dalam waktu dua hari pengawasan, Rabu hingga Kamis (23-24/9/2015).Terdiri dari 377 ekor sapi, 643 kambing dan 9 ekor domba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus keracunan MBG mencapai 50.000. Komisi IX DPR menilai kasus dapat diproses pidana dan perdata serta meminta polisi proaktif.
Pekerja usia 16-24 tahun di Inggris rata-rata hanya mengambil 2,4 hari cuti sakit. Data ONS dan pakar menjelaskan faktor di balik fenomena tersebut.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja membongkar 20 reklame berupa billboard yang tidak berizin sepanjang 2026. Penertiban dilakukan sebagai sanksi
Cek perbandingan harga baru dan bekas BYD Atto 3, Dolphin, Chery Omoda 5, dan Wuling Alvez pada September 2026.
Pengumuman MagangHub 2026 Batch 2 Angkatan II dijadwalkan 18 September. Cek cara melihat hasil seleksi dan tahapan setelah lolos.
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.