AGENDA SENI JOGJA : Gelar Maestro Rindu Jogja 2015 Fokus pada Seni Lukis

Minggu, 27 September 2015 03:20 WIB
AGENDA SENI JOGJA : Gelar Maestro Rindu Jogja 2015 Fokus pada Seni Lukis

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Pengunjung melihat karya lukisan yang dipamerkan saat pameran seni rupa bertajuk "Pro Edu Art Expressio 2015" di Taman Budaya Yogyakarta, Senin (03/08/2015). Ratusan karya seni yang dipamerkan dalam ajang tersebut adalah karya dari para guru seni dan mantan guru seni di Indonesia itu berlangsung pada tanggal 1 hingga 6 Agustus 2015.

Agenda seni Jogja yang akan digelar, yakni Gelar Maestro Rindu Jogja 2015 akan berfokus pada seni lukis

Harianjogja.com, JOGJA-Gelar Maestro Rindu Jogja 2015 fokus pada seni lukis. Alasannya, keberadaan lukisan yang menggambarkan tentang keindahan Jogja beserta bangunan-bangunan bersejarahnya diklaim masih minim.

Kegiatan yang penyelenggaraannya memasuki tahun kedua ini akan digelar selama tiga hari pada 1 sampai 3 Oktober mendatang di Taman Pintar dan Titik Nol Kilometer, tepatnya di depan Benteng Vredeburg.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jogja Eko Suryo Maharso, lukisan yang menggambarkan Jogja relatif sedikit dan jarang jika dibandingkan dengan seni lainnya. "Supaya masyarakat juga tahu bahwa Jogja tidak hanya seni pertunjukan yang eksis tetapi juga lukis," ujarnya dalam jumpa pers, Jumat (25/9/2015).

Ia menguraikan kegiatan yang didanai Dana Keistimewaan (Danais) sebesar Rp500-an juta ini akan menampilkan pameran lukisan peserta tahun lalu dan kegiatan melukis bersama. "Kami juga menyediakan kain 100 meter yang dapat dimanfaatkan pengunjung umum yang ingin mengikuti lukis bersama dengan tema Rindu Jogja," kata Eko.

Melukis bersama, kata dia, diadakan pada hari terakhir.

Ia menjelaskan, tema Rindu Jogja dipilih sesuai dengan konsep acara yakni melukis tentang Jogja dan menghadirkan seniman-seniman yang dibesarkan di Jogja.

Salah satu seniman lukis, Hendrix, menyebutkan setidaknya terdapat 300 seniman yang akan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ia menerangkan, 50% seniman dari kalangan mahasiswa dan lainnya berasal dari profesional.

Dijelaskannya, maestro lukis Joko Pekik, Kartika Affandi, Suharno PR, Sunarto PR, dan Suharto PR juga akan hadir dan mengikuti acara ini.

"Kami juga berusaha mendatangkan maestro muda Nasirun namun masih dalam konfirmasi," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online