Rumah Penyimpan Ratusan Botol Miras di Semarang Terbakar
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
Pilkada 2015 sosialisasi yang kurang gencar dikhawatirkan mengurangi angka partisipasi pemilih.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Paslon pilkada Gunungkidul mengkritik KPU. Philipus Suparno, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDI Perjuangan yang mengusung pasangan Djangkung Sudjarwadi dan Endah Subekti mengatakan KPU punya banyak kelemahan dalam mensosialisasikan pilkada.
Dia mencontohkan umbul-umbul, baliho, serta spanduk yang kebanyakan dipasang di lokasi yang kurang strategis. Selain itu, jumlah alat peraga masih kurang tidak sampai ke tingkat dusun. Belum lagi cara memasang yang kurang kokoh sehingga APK mudah rusak tertiup angin.
“Ketika rusak, banyak paslon yang membenahi sendiri,” tuturnya akhir pekan lalu.
Adam Kristanto, anggota tim sukses (timses) pasangan Benyamin Sudarmadi dan Mustangid, menuturkan ada materi penting yang perlu disuarakan dalam sosialisasi pilkada.
“KPU harus bisa menyuarakan pesta demokrasi tanpa politik uang. Pelanggaran terhadap politik uang yang dilakukan paslon masih sulit dibuktikan, sosialisasi ini yang tidak terdengar gaungnya,” tegas Adam.
Mudah Rusak
Anggota timses Badingah dan Immawan Wahyudi, Arif Setiadi, mengungkapkan alat peraga kampanye yang dipasang KPU mudah rusak.
“Ketika rusak, kurang cepat membenahinya, bisa jadi karena KPU belum tahu APK yang dipasang itu lepas atau rusak. Beberapa yang roboh belum diperbaiki, kalau memang itu tugas rekanan, KPU sudah seharusnya menegur rekanan untuk segera memperbaikinya,” ucap Arif.
Iwan Busyro, anggota timses pasangan Subardi-Wahyu Purwanto, mendorong KPU menyosialisasikan pilkada kepada pemilih pemula dan perempuan. Dia tak ingin partisipasi pemilih di pilkada rendah. Beberapa waktu lalu, KPU menetapkan DPS di Gunungkidul berjumlah 626.111. Tanpa sosialisasi yang gencar, jumlah pengguna hak suara bisa serendah lima tahun lalu.
“Harapan kami, mereka yang punya hak suara bisa menggunakan hak dengan baik saat pemungutan suara. Makanya, kami ketika sosialisasi kepada masyarakat bukan hanya sosialisasi paslon dan visi misi, melainkan juga sosialisasi pentingnya menggunakan hak pilih,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Vietnam mempertahankan gelar Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand dan menang agregat 4-2 di final.
APBD Perubahan Kulonprogo 2026 mengalokasikan Rp8 miliar untuk Bank BPD DIY dan Bank Kulonprogo, tetapi dasar hukumnya disorot DPRD.
Bhutan dinobatkan sebagai negara paling tenang di dunia versi Noise-Free Nations Index 2026 dengan skor 89,44. Simak 10 negara paling tenang dan alasannya