Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
HarianJogja/Gigih M. Hanafi Deretan penjor lampion bertuliskan HUT 259 terpasang di sepanjang jalan Malioboro, Jogja, Rabu (30/9). Penjor lampion tersebut menghiasi kawasan jalan Malioboro selama sebulan dimulai tanggal 1 Oktober 2015 untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kota JOgja pada 7 Oktober 2015 mendatang.
Hut Kota Jogja dapat dimaknai dengan menyelesaika berbagai masalah
Harianjogja.com, JOGJA-Memasuki usia 259 tahun, Jogja menuai kritik dari berbagai kalangan. Mulai dari lemahnya komitmen walikota yang menimbulkan berbagai permasalahan di masyarakat hingga pembangunan hotel yang mengancam tata kota di masa mendatang.
Wakil Ketua I DPRD Jogja Ali Fahmi menilai belum ada prestasi pembangunan yang menggembirakan dari Jogja. Ia menguraikan pembangunan hotel yang tidak terkendali menuai banyak protes warga, kegiatan usaha tidak berizin yang dibiarkan merajalela, usulan warga yang belum terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) karena Pemkot terlalu membatasi volume kegiatan dan pagu anggaran walaupun anggaran masih mencukupi, perencanaan anggaran keuangan lemah sehingga Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) APBD 2014 besar, dan sebagainya.
“Komitmen kepala daerah kurang sehingga muncul berbagai persoalan,” tukasnya, Selasa (6/10/2015).
Diuraikannya, APBD 2015 sebesar Rp1,7 triliun, baru terserap 30% sampai dengan akhir Juni, sementara sampai akhir Agustus penyerapan baru 48% dan sebagian masih dalam proses pencairan.
Melihat kondisi tersebut, Fahmi mengaku tidak berharap terlalu banyak terjadi perubahan, terlebih pada 2016 pemerintahan walikota hanya berjalan sekitar sembilan bulan karena terpotong persiapan pemilihan kepala daerah (pilkada).
Kendati demikian, ia berharap komitmen pembangunan bisa berpihak kepada masyarakat. “Dari sisi pelayanan sudah lumayan, akses dan prosedur relatif cepat,” kata Fahmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Mahasiswa Forum BEM DIY menggelar aksi di Malioboro dan mendesak RUU Perampasan Aset disahkan serta drafnya dibuka ke publik.
Sri Sultan meminta PSIM Jogja mencari revenue baru agar klub lebih mandiri secara finansial dan tidak bergantung pada pengusaha.
Kemenag membantah isu Nasaruddin Umar mundur sebagai Menteri Agama. Nasaruddin juga menegaskan dirinya tidak pernah mengundurkan diri.
Polresta Sleman menangkap IR, pelaku penembakan airsoft gun terhadap pelajar di Maguwoharjo. Tiga pelaku lainnya masih dicari.
Pimpinan DPR berkomitmen menuntaskan RUU Perampasan Aset pada 15 Desember 2026. Dasco hingga Saan siap mundur jika target gagal.