Kali Oya di Semin Mengering Akibat Kemarau Panjang, Warga Hanya Temukan Hamparan Pasir
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Kondisi Telaga Jonge, Pacarejo, Semanu beberapa waktu lalu. Telaga ini merupakan salah satu telaga yang tak pernah mengering saat musim kemarau.(JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Kekeringan Gunungkidul yang terjadi di telaga lantaran debit air yang berkurang banyak.
Harianjogja.com, WONOSARI – Berdasarkan data yang dimiliki Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), jumlah telaga di Gunungkidul sebanyak 281 titik. Dari jumlah ini yang bisa digunakan sepanjang waktu hanya 71 telaga, sementara sisanya 210 telaga mengering, terutama saat musim kemarau seperti sekarang ini.
Kepala Bappeda Gunungkidul Syarief Armunanto mengatakan penyebab mengeringnya telaga dikarenakan beberap faktor. Yang utama, kekeringan terjadi karena adanya pendangkalan karena proses sedimentasi yang terjadi saat musim hujan.
Air yang mengalir ke dalam telaga bercampur dengan matrial lumpuh dan tanah. Proses yang terjadi bertahun-tahun ini berdampak terhadap kedalaman telaga. Akibatnya debit air yang ada terus berkurang seiring adanya proses sedimentasi tersebut.
“Kita mengetahui pendangkalan yang terjadi akan berpengaruh terhadap kondisi telaga saat musim kemarau. Tapi kami tidak bisa serta merta langsung melakukan pengerukan. Apalagi saat ini kewenangan telaga dan embung berada di tangan provinsi,” kata Syarief saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (27/10/2015).
Dia menjelaskan, upaya pengerukan pernah dilakukan di Telaga Mongol, Saptosari. Namun, hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan harapan. Awalnya pengerukan dapat menambah kapasitas tampungan air, akhirnya proses itu malah mempercepat pengeringan di telaga.
“Tipe tanah yang dimiliki sangat unik, dimana bentuk pori-porinya besar sehingga air cepat terserap ke dalam tanah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Cara menyembunyikan isi pesan WhatsApp di notifikasi HP iPhone dan Android. Agar privasi tetap aman dan pesan pribadi tak terbaca orang lain. Simak langkah-lang
KPK menyita uang lebih dari Rp6 miliar seusai memeriksa tiga pejabat imigrasi dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menekankan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik menjalankan amanah yang sudah diberikan. Pejabat yang dilanti
Honda membuka peluang mempertimbangkan kembali Fit di AS. Simak kabar terbaru soal Honda Jazz dan peluang hatchback legendaris itu kembali ke Indonesia.
DPRD Gunungkidul menargetkan Raperda RTRW 2026-2046 disahkan Senin (31/8/2026) setelah persetujuan substansi pemerintah pusat terbit.