Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Kawasan rawan bencana menjadi perhatian BPBD terkait upaya mitigasi bencana, salah satunya dengan program sister school
Harianjogja.com, SLEMAN-Erupsi Gunung Merapi 2010 telah merusak beberapa sekolah yang ada di kawasan lereng Merapi. Pembangunan sekolah darurat dan pencanangan Sekolah Siaga Bencana (SSB) kemudian dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menanggulangi bencana di lingkungan sekolah.
Tidak cukup itu saja. Dari puluhan SSB, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mengusulkan program kegiatan Sister School.
"Sister School adalah kegiatan mempersaudarakan Sekolah Siaga Bencana yang berada di daerah rawan bencana Erupsi Gunung Merapi," jelas Kepala BPBD Sleman, Juli Setiono Dwiwasito dalam acara Sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana di RM. Pring Sewu, Jl. Magelang Km.11,7 Sleman, Selasa (3/11/2015).
Kegiatan yang diusulkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut akan mulai dilaksanakan pada November ini. Mekanismenya satu sekolah dipasangkan dengan sekolah lain untuk saling bersinergi belajar mitigasi bencana.
Ada forum pertemuan yang dilaksanakan secara berkala. Pembangunan Sister School tahun 2015 sendiri ada 20 sekolah yang tersebar di lima kecamatan dan 10 desa rawan bencana Merapi.
Penjabat Bupati Sleman, Gatot Saptadi, yang juga hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana di lingkungan sekolah sangat diperlukan mengingat banyaknya sekolah yang berada di wilayah rawan bencana. Untuk itu diperlukan kerjasama antarsekolah dalam upaya pengurangan resiko bencana.
Menurutnya, Sister School merupakan salah satu aspek yang dikerjasamakan dalam Paseduluran Desa. Paseduluran Desa merupakan kesepakatan kedua wilayah desa untuk melakukan upaya kegiatan penanggulangan bencana secara bersama-sama yang didasari semangat solidaritas.
Dalam konsep sister school ini terdapat beberapa poin kesepakatan antarpihak yang bekerjasama. Seperti kesepakatan penyelengaraan kegiatan belajar mengajar, kesepakatan penggunaan sarana dan prasarana pendidikan serta kesepakatan proses evakuasi siswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Sabtu 23 Mei 2026 dari Stasiun Tugu Jogja menuju Bandara YIA lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 23 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.