BANDARA KULONPROGO : Pemkab Tunggu Instruksi BPN

Sabtu, 14 November 2015 23:20 WIB
BANDARA KULONPROGO : Pemkab Tunggu Instruksi BPN

Warga mengikuti tahap konsultasi publik pembangunan Bandara Kulonprogo di Balaidesa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (25/11/2014). (JIBI/Harian Jogja/Switzy Sabandar)

Bandara Kulonprogo untuk pengukuran dan sosialisasi ditunggu Pemkab

Harianjogja.com, KULONPROGO - Sekretaris Daerah (Sekda) Kulonprogo Astungkoro menyambut baik rencana BPN DIY untuk segera melakukan pengukuran dan sosialisasi pada pekan depan. Pasalnya, hal itu juga yang sejak lama dinanti Pemkab Kulonprogo terkait kejelasan dan kepastian pembangunan bandara baru di Temon.

"Kalau [Pemkab] Kulonprorogo maunya ingin [bandara] cepat dibangun. Namun, semua memang kembali pada BPN sebagai motor pelaksanaan pembangunan tersebut," ujar Astungkoro saat dihubungi Harianjogja.com, Jumat (13/11/2015).

Astungkoro mengungkapkan, jika minggu depan akan segera dilakukan, maka segala persiapan tingga menunggu instruksi dari BPN DIY. Sebelum pelaksanaan sosialisasi dan pengukuran tanah, pemkab masih menanti penjelasan teknis dan internal dari tim pelaksana pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Sebelumnya, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo sempat mengusulkan untuk pengukuran tanah dapat dimulai di aset-aset tanah milik daerah dan desa. Hal itu mengingat adanya hambatan soal Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait persoalan anggaran.

Namun, Astungkoro menegaskan, kemungkinan pekan depan proses pengukuran akan dilakukan untuk semua tanah, baik milik pemerintah daerah, desa maupun warga.

"Semua tanah, baik punya warga, pemerintah atau desa akan diukur. Tentunya nanti melalui sosialisasi lebih dulu, kami masih menunggu bagaimana instruksi BPN," jelas Astungkoro.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online