AI Grok Tangani 15.000 Panggilan Starlink Setiap Hari
Grok kini menangani lebih dari 15.000 panggilan pelanggan Starlink setiap hari, termasuk mendiagnosis perangkat dan memproses ribuan pesanan.
Lahan pertanian di Dusun Jomboran, Desa Janten, Temon, yang dipilih menjadi salah satu relokasi di luar lima desa terdampak pembangunan bandara, Kamis (3/12/2015) (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S) .
Bandara Kulonprogo mengenai relokasi, aspirasi warga terdampak ditampung.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Sekda Kulonprogo Astungkoro mengungkapkan, Pemkab telah mengirimkan permohonan pengajuan sebagian tanah kas Desa Janten sebagai lokasi relokasi kepada Gubernur DIY. Sesuai ketentuan Pergub 112 tahun 2014 tentang tanah kas desa, maka penggunaan dan perubahan status tanah kas desa harus mendapatkan izin dari Gubernur DIY.
“Tanah ini akan dibeli oleh masyarakat, jadi saat ini proses pengajuan izin sedang diproses di provinsi,” ujar Astungkoro, Kamis (3/12/2015).
Astungkoro menambahkan, penentuan Desa Janten sebagai lokasi tepat untuk memindahkan warga terdampak pembangunan sudah berdasarkan keinginan warga. Pemerintah telah mengakomodir keinginan warga yang ingin dipindahkan di lokasi yang tidak jauh dari tempat tinggal sebelumnya. Sedikitnya, ada 122 kepala keluarga yang nantinya akan ditempatkan di desa ini.
Lebih lanjut Astungkoro menjelaskan beberapa poin keinginan warga yang menjadi pertimbangan penentuan relokasi. Desa Janten berlokasi tidak jauh dari pusat pembangunan bandara baru di Kulonprogo. Selain itu, sebagian besar warga yang setuju terhadap pembangunan bandara menginginkan lokasi yang tidak jauh dari Desa Palihan atau tidak jauh dari pedusunan yang ditinggali selama ini.
“Lokasi yang diminta sudah sesuai dengan permintaan warga sendiri, yang selama ini disampaikan lewat Konsultasi Publik maupun sosialisasi yang telah dilakukan selama ini,” tandas Astungkoro.
Selain Desa Janten, warga Desa Palihan yang terkena dampak langsung pembangunan bandara akan direlokasi di desa setempat. Kurang lebih yang dapat direlokasi di desa itu sendiri mendapai 146 kepala keluarga dan berada di lahan seluas 7,8 hektare.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo memaparkan, ada lima lokasi lain yang telah ditentukan untuk relokasi warga terdampak pembangunan.
Hasto mngatakan, untuk mengakomodir warga Desa Jangkaran yang terkena dampak pembangunan, lahan relokasi yang disiapkan seluash 4.800 meter persegi. Lokasi tersebut diperuntukan bagi 11 kepala keluarga di Desa Jangkaran dan berlokasi di dekat Radar Congot.
Selain itu, untuk merelokasi delapan kepala keluarga di Desa Sindutan yang juga terkena dampak langsung pembangunan, akan direlokasi di Dusun Paingan di lahan seluas 2.800 meter persegi. Sedangkan untuk warga terdampak di Desa Kebonrejo yakni sebanyak 44 kepala keluarga akan direlokasi di lahan seluas 1,3 hektare di Dusun Weton yang berlokasi tidak jauh dari jalan nasional. Sementara, sebanyak 187 kepala keluarga terdampak bandara di Desa Glagah nantinya akan direlokasi di Dusun Macanan di lahan seluas 5.000 meter persegi.
“Semua lokasi akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas umum, seperti tempat ibadah, makam, sekolah dan lain sebagainya,” imbuh Hasto.
Pertimbangan Dipilih Desa Janten
1. Relokasi tidak jauh dari pembangunan bandara baru
2. Reokasi masih berada di wilayah Kecamatan Temon
3. Relokasi tidak jauh dari Desa Palihan dan pedusunan yang selama ini ditinggali warga terdampak.
Lokasi Relokasi Warga
1. Desa Palihan :
a. Dusun Palihan 2 : 146 KK (7,8 hektare)
b. Dusun Jomboran, Desa Janten : 122 KK (4 hektare)
2. Desa Glagah :
Dusun Macanan : 187 KK (5.000 m2)
3. Desa Sindutan :
Dusun Paingan : 8 KK (2.800 m2)
4. Desa Jangkaran : 11 KK (4.800 m2)
5. Desa Kebonrejo :
Dusun Weton : 44 KK (1,3 hektare)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Grok kini menangani lebih dari 15.000 panggilan pelanggan Starlink setiap hari, termasuk mendiagnosis perangkat dan memproses ribuan pesanan.
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.
Lima anggota TNI diserang massa di Sarolangun, Jambi. Danrem 042/Garuda Putih memastikan pelaku diproses sesuai hukum.
Kekeringan Kulonprogo masih berlangsung. Sebanyak 630.000 liter air telah disalurkan untuk warga di lima kapanewon terdampak.
Jumhur Hidayat mengajak pemuda dan KNPI mengawal program prioritas Presiden Prabowo, termasuk gerakan pemberantasan korupsi.
ASEACCU ke-32 resmi berakhir di Ganjuran, Jogja. Thailand ditunjuk menjadi tuan rumah konferensi perguruan tinggi Katolik ke-33.