Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
(Kiri) Sekretaris Yayasan Percaya, Annisa Harum, Ketua Yayasan Percaya, Aditya Percaya dan Bendahara Yayasa Percaya, Mahesa Arya Kusuma saat meluncurkan Yayasan Percaya di Bubu Desa, Kamis (3/12/2015). (JIBI/Harian Jogja/Joko Nugroho)
Aksi sosial kali ini diinisiasi mahasiswa.
Harianjogja.com, JOGJA – Sadar pendidikan menjadi hal terpenting bagi pembangunan bangsa, sekelompok mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta membuat Yayasan Percaya. Yayasan ini bergerak dalam bidang pendidikan.
Ketua Yayasan Percaya, Aditya Percaya mengatakan yayasan ini bersifat nir-laba. Fokusnya membantu pendidikan anak-anak yang kurang mampu.
“Kami fokusnya les dan pendampingan bahasa Inggris bagi anak-anak kurang mampu. Target kami akan mengajak generasi muda bergabung dalam yayasan ini,” kata Aditya di Bumbu Desa saat jumpa pers berdirinya Yayasan Percaya, Kamis (3/12/2015).
Yayasan ini sebenarnya sudah sering dibahas lama namun baru tersusun untuk membuat legalitasnya pada September 2015 silam. Selain yayasan dan membantu anak-anak kurang mampu, pihaknya juga akan membuat usaha guna mendukung kerja yayasan ke depannya.
“Kami sedang merintis usaha juga untuk menumbuhkan yayasan ini agar tidak hanya sekadar hidup dari donator saja. Namun untuk saat ini kami hanya berdiri dengan cara patungan dan bantuan donator,” jelas Aditya.
Sekretaris Yayasan Percaya, Annisa Harum mengaku sudah melakukan sejumlah kegiatan mengajar di beberapa panti asuhan. Salah satunya Panti Asuhan Al Wahab dengan membuat pendampingan belajar bahasa Inggris.
“Bulan ini kami juga sudah menyusun beberapa program, yakni 13 Desember 2015 akan mengunjungi panti asuhan Wiloso Projo di Gowongan. Kami akan mengajak anak-anak disabilitas di sana mengunjungi museum museum dirgantara dan kebun binatang nantinya. Di sela-sela ini kami akan mengajarkan bahasa Inggris,” jelas Annisa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.
Kebakaran rumah di Banyumanik Semarang menewaskan dua balita. Kakak N berusia tiga tahun meninggal setelah dirawat akibat luka bakar.
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.
Hasil uji Puslitkoka menunjukkan sampel kopi Magelang meraih skor di atas 83. Produksi tahun ini sedikit menurun akibat faktor cuaca.
Gelora Seni 17-an di Lemahdadi Bantul menghadirkan pertunjukan lintas generasi, dari tari hingga Jathilan, dalam HUT ke-81 RI.