Konvoi Kendaraan Kebencanaan, Mobil Pemecah Beton hingga Perahu Karet Keliling Jogja

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Sabtu, 12 Desember 2015 13:46 WIB
Konvoi Kendaraan Kebencanaan, Mobil Pemecah Beton hingga Perahu Karet Keliling Jogja

Konvoi kendaraan kebencanaan di Jogja menampilkan mobil pemadam kebakaran hingga

Harianjogja.com, JOGJA- Sejumlah armada kebencanaan dari Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) Jogja dan sekitarnya konvoi mengitari jalanan Kota Jogja.

Dalam rangka merayakan hari ulang tahun pemadam kebakaran yang jatuh pada 3 Desember lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja mengadakan perayaan bertajuk Parade dan konvoi Gelar Armada dan Peralatan BPBD 2015 pada Sabtu (12/12/2015).

Total armada yang ikut serta dalam acara ini berjumlah 32 armada yang terdiri dari mobil pemadam kebakaran, truk serbaguna, ambulan, dan motor trail. Selain itu ada pula perahu karet yang digunakan dalam penyelamatan di air dan mobil pemecah beton. BPBD Kota Jogja mengikutsertakan 6 armada termasuk truk serba guna yang tergolong sebagai aramada baru. Sedangkan dari Basarnas mengirim 4 armada mobil dan 2 motor trail.

Acara yang dibuka oleh walikota Kota Jogja, Haryadi Suyuti ini dimulai pukul 08.00 WIB dengan apel bersama dan penyerahan secara simbolik bantuan peralatan kepada 20 KTB tahun 2015.

Setelah itu dilanjutkan dengan konvoi melewati rute yang telah ditentukan. Adapun rute tersebut adalah Balaikota-Jl. Kusumanegara-Jl. Janti- Jl. Sudirman- Jl. Kyai Mojo-Jl. Cokroaminot, Jl. Bugisan-J. Menteri Supeno- Jl. Ngeksigendo-Jl. Kusumanegaran-Balaikota.

“Kami juga mengajak perwakilan dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Bayu Wijayanto, Kepala Sie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Jogja di kantor Pemerintah Kota Jogja, Jl. Kenari, Jogja pada Sabtu (12/12/2015).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online