RAZIA GEPENG : 3 Psikotik Terjaring Razia di Kulonprogo

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Rabu, 16 Desember 2015 19:20 WIB
RAZIA GEPENG : 3 Psikotik Terjaring Razia di Kulonprogo

Petugas membawa pengemis yang dirazia menggunakan mobil patroli Satpol PP di kawasan Car Free Day Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (26/1/2014). Hal tersebut dilakukan untuk menertibkan pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) di Car Free Day (CFD). (Ardhiansyah IK/JIBI/Solopos)

Razia gepeng (gelandangan dan pengemis) berhasil menjaring 3 psikotik

Harianjogja.com, KULONPROGO- Tiga psikotik terjaring razia gelandangan dan pengemis (gepeng). Mereka kemudian dibawa ke camp assesment Dinas Sosial DIY.

Psikotik yakni gangguan jiwa yang ditandai dengan ketidak mampuan individu menilai kenyataan yang terjadi.

Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepolisian Resort (Polres) setempat mengadakan razia gelandangan dan pengemis pada Rabu (16/12/2015).

Razia yang rutin digelar ini berhasil menjangkau 3 psikotik untuk kemudian dibawa ke camp assesment Dinas Sosial DIY di Sewon, Bantul. “Terjaring 3 psikotik, 1 perempuan dan 2 laki-laki,” ujar Suroto, Staf Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo sesaat setelah razia pada Rabu (16/12/2015).

Psikotik perempuan terjaring di Pasar wates, dan psikotik laki-laki terjaring di selatan Masjid Agung Wates dan di Temon.

Razia yang rutin digelar dua kali tiap bulan ini merupakan realisasi dari Perda No.1 Tahun 2014. Kali ini penyisiran dilakukan di area Kota Wates, Pengasih, Karangbendo, Tawangsari, Temon, perbatasan Jawa Tengah-DIY, Panjatan, dan Sentolo wilayah selatan. Razia ini dilakukan oleh 15 personil yang berasal dari 3 institusi berbeda.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online