Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Sejumlah anak mencoba salah satu wahana permainan outbound yang ada di Dolan Ndeso Boro yang berada di Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Jumat (14/11/2014). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S.)
Wisata Kulonprogo akan ditingkatkan kualitas dengan sertifikat untuk para pelaku usaha wisata
Harianjogja.com, KULONPROGO- Tampung limpahan wisatawan dari Borobudur, pelaku wisata Kulonprogo harus bersertifikat. Sertifikasi inilah yang kini sedang coba dimulai oleh Disbudparpora Kulonprogo.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Ripparnas, Kulonprogo masuk dalam destinasi pariwisata nasional Borobudur-Yogyakarta. Sebagai respon atas hal tersebut, kini pelaku pariwisata di Kulonprogo sedang bersiap diri untuk menarik wisatawan dari Borobudur.
“Kami sedang meningkatkan kualitas SDM [Sumber Daya Manusia], nanti semua harus bersertifikat,” jelas Kuat Tri Utomo, Kasie Obyek dan Sarana Prasarana Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kabupaten Kulonprogo di kantornya, Jl. Sugiman, Wates pada Rabu (16/12/2015).
Sertifikasi diberlakukan sebagai bagian dari pengembangan pariwisata Kulonprogo untuk menarik wisatawan mancanegara. Terlebih lagi ini juga akan mendukung kualitas masyarakat dalam menyongsong masyarakat ekonomi Asean (MEA).
“Apalagi dengan ada bandara sebagai pintu gerbang internasional, maka kami harus bisa menampungnya, bukan cuma yang dari Borobudur” kata Kuat.
Nantinya seluruh pelaku pariwisata akan diberikan waktu selama 4 tahun untuk mendapatkan sertifikat tersebut. “Nanti kalo penyedianya masih orang desa akan kita beri waktu lebih panjang sampai 4 tahun,” jelas Kuat.
Adapun untuk berbagai penyedia layanan wisata juga harus berbadan hukum sesuai dengan ketentuan dari Dinas Perizinan. Sertifikasi ini berlaku bagi pemandu, agen wisata, dan pelaku wisata di berbagai aspek. Meski belum bisa menjelaskan teknisnya, ia juga menyatakan jika hal ini penting untuk meraih kepercayaan dari wisman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Jadwal pemadaman listrik Jogja hari ini Kamis 21 Mei 2026 terjadi di Gejayan, Bantul, Gunungkidul, dan Sedayu akibat pemeliharaan PLN.