LALU LINTAS JOGJA : Jogja Siap Hadapi Macet Saat Libur Natal & Tahun Baru

Jum'at, 18 Desember 2015 21:20 WIB
LALU LINTAS JOGJA : Jogja Siap Hadapi Macet Saat Libur Natal & Tahun Baru

HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFI Puluhan kendaraan parkir di ruas jalan serta ruang terbuka lainnya di Perwakilan, Jogja, Sabtu (27/12). Kurangnya lahan parkir di kawasan wisata menjadikan banyak ruas jalan dijadikan tempat parkir sehingga menyebabkan kemacetan serta terlihat semrawut.

Lalu lintas Jogja diprediksi padat jelang libur akhir tahun.

Harianjogja.com, JOGJA -- Dishubkominfo memperkirakan tahun ini jumlah kendaraan pribadi yang menyerbu DIY akan meningkat ketimbang tahun sebelumnya selama libur Natal dan Tahun baru 2015 .

Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) DIY mencatat tahun lalu lebih dari 1,3 juta kendaraan pribadi menyesaki jalanan di DIY. Tahun ini mereka memperkirakan jumlahnya naik 3,34% menjadi sekitar 1,4 juta kendaraan.

Peningkatan ini pun diprediksi bakal memicu kemacetan terutama di jalur-jalur menuju lokasi wisata dan keramaian. Mereka memprediksi terdapat sekitar 29 titik rawan kemacetan yang terjadi untuk akses ke luar area Ringroad. Untuk koridor Jogja-Prambanan misalnya terdapat enam lokasi rawan macet seperti simpang empat Janti, simpang empat Maguwoharjo, Bandara Adisucipto, Kalasan, Proliman Bogem dan Prambanan.

Selain itu, area rawan kemacetan juga terjadi di lokasi-lokasi wisata seperti di daerah Kaliurang, Prambanan, serta jalur-jalur menuju lokasi wisata pantai. Mereka pun berencana melakukan rekayasa jalur dan mengoptimalkan lampu lalu lintas untuk mengurangi resiko penumpukan jumlah kendaraan.

“Kami merekayasa beberapa jalur seperti Lempuyangan akan jadi searah ke timur. Selain itu ada juga aparat kepolisian yang akan buka-tutup jalur,” kata kepala Dishubkominfo DIY, Sigit Haryanta Jumat (18/12/2015).

Untuk mengurangi kepadatan, Dishubkominfo juga berusaha membatasi jalur yang dapat dilalui bus berukuran besar. Sigit menyatakan pada masa liburan jumlah bus pariwisata yang masuk ke DIY akan mengalami peningkatan. Terlebih mereka sudah mendapatkan informasi sebanyak 100 bus yang mengangkut sekitar 5.000 wisatawan asing akan mampir ke DIY untuk mengantar wisatawan yang bersandar di pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online