Jangan Asal Pasang Behel, Dokter Gigi Jelaskan Mitos dan Faktanya
Dokter UMY meluruskan mitos behel, mulai dari anggapan bikin pipi tirus, tekanan lebih kuat hingga anggapan semua orang perlu kawat gigi.
DPRD Sleman membuat agenda pencapaian untuk tahun depan.
Harianjogja.com, SLEMAN - DPRD Sleman menargetkan bisa menyelesaikan 24 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) selama 2016 mendatang. Selain Perda revisi, rencananya ada beberapa yang baru.
Target pencapaian itu tertuang dalam Keputusan DPRD Sleman 25/2015 tentang Program Pembentukan Perda 2016. Wakil Pimpinan DPRD Sleman Inoki Azmi Purnomo menjelaskan, dari 24 target penuntasan Perda itu terdiri dari enam materi diinisiasi legislatif dan 18 lainnya diinisiasi eksekutif.
Beberapa materi diantaranya termasuk program Perda 2015 yang belum terselesaikan seperti Raperda Badan Permusyawaratan Desa, Rapeda Susunan dan Tata Kerja Pemerintah Desa dan Raperda Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan dan Pemberhentian Dukuh. Materi tersebut selama ini belum dijadikan Perda.
"Kami menarget bisa menyelesaikan 24, tapi nanti tergantung situasi kondisi, yang jelas pencapaian itu akan kita maksimalkan," terang politis PAN ini, Jumat (18/12/2015).
Sejumlah Raperda baru yang ditarget bisa diselesaikan adalah tentang desa. Salahsatunya yang baru sama sekali dan belum masuk di program Perda 2015 adalah tentang pembentukan peraturan desa. Ia menyebut banyaknya Perda berkaitan dengan desa bukan bermaksud untuk mempersulit administrasi di tingkat desa. Sebaliknya, akan memberikan banyak otonomi bagi desa seiring dengan adanya UU Desa.
"Seperti Raperda Pembentukan Perdes, itu untuk memberi kewenangan lebih luas, tanpa bermaksud mempersulit. Kita berharap itu [Perda] menjadi acuan dalam pembangunan dan penataan desa," tegasnya.
Ia menambahkan hingga akhir Nopember 2015, DPRD Sleman bisa menyelesaikan 12 Raperda menjadi Perda. Kemudian pada Desember, ada empat Raperda yang dalam pembahasan dan akan terselesaikan. Dengan demikian, total DPRD Sleman menyelesaikan 16 Perda. "Yang belum terselesaikan dimasukkan ke properda 2016," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dokter UMY meluruskan mitos behel, mulai dari anggapan bikin pipi tirus, tekanan lebih kuat hingga anggapan semua orang perlu kawat gigi.
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO. Ia menyebut pencalonan tersebut merupakan amanah Presiden Prabowo.
Investor di kawasan JJLS Gunungkidul diminta mematuhi perizinan dan menjaga lingkungan setelah Kelok 23 selesai dibangun.
Posko GRIB Jaya di Kebon Jeruk terbakar pada Senin dini hari. Polisi menyebut api diduga berasal dari korsleting listrik.
Harga daging sapi rata-rata Rp143.000 per kg. Mendag Budi Santoso mengungkap masalah impor dan distribusi pasokan yang belum merata.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendukung Program Rumah Cahaya yang diinisiasi Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia Emas (PHSI)