NATAL 2015 : Kepolisian Akan Sterilisasi Seluruh Gereja
Keamanan gereja dan rumah ibadah umat Kristen dan Katolik Kota Madiun menjadi tanggung jawab aparat Polresta Madiun pada perayaan Hari Natal 2015, Kamis-Jumat (24-25/12/2015). Anggota Brimob, Jumat (18/12/2015), dikerahkan menyisir gereja-gereja di Kota Madiun menggunakan detektor, termasuk di Gereja Katolik Santo Cornelius, Kota Madiun, Jawa Timur. Polresta Madiun melakukan sterilisasi gereja-gereja di Kota Madiun untuk memberikan rasa aman kepada jemaat yang akan melakukan rangkaian ibadah Natal. (JIBI/So
Natal 2015 diupayakan berjalan tetap kondusif dengan berbagai upaya pencegahan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Seluruh gereja di Gunungkidul akan mendapat giliran untuk disterilisasi dari ancaman bom jelang ibadah Natal 2015.
Untuk lima gereja besar di Gunungkidul yang memiliki jemaat cukup banyak, akan disterilisasi oleh Tim Penjinak Bom Brigade Mobil (Tim Jibom Brimob) Gegana Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY). Sedangkan untuk 102 gereja dengan jemaat lebih sedikit, akan disterilisasi oleh satuan dari Kepolisian Sektor dan Tim Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul Kendali Kepala Satuan Sabhara.
Kepala Bagian Operasi Polres Gunungkidul, Komisaris Polisi (Kompol) Eddy Sugiharto pada Senin (21/12/2015) mengatakan nantinya sterilisasi dari Polda DIY masih menunggu jadwal dari Polda DIY. Pasalnya, Polda DIY juga akan mensterilisasi sejumlah gereja di kabupaten yang lain.
"Selain melakukan sterilisasi, Polres Gunungkidul, juga akan menyortir barang bawaan jemaat gereja untuk meminimalisir gangguan atau potensi hal yang tidak diinginkan. Nantinya, kami akan mempersilakan kepada jemaat untuk memeriksa sendiri juga tas bawaan mereka," terangnya.
Untuk memaksimalkan pengamanan, Polres Gunungkidul akan menggunakan kekuatan 670 personel. Juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti Tentara Nasional Indonesia, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Satuan Polisi Pamong Praja, Praja Muda Karana, dan petugas swakarsa.
Sementara itu, persiapan pengamanan Natal dan Tahun baru juga sudah dilakukan oleh gereja. Seperti dikemukakan oleh perwakilan Gereja Petrus dan Paulus, Kelor, Karangmojo, Antonius Sukandi. Ia menyatakan sudah melakukan komunikasi kepada Kepolisian Sektor dan Perlindungan Masyarakat setempat, agar mereka membantu pengamanan gereja sejak 23 Desember 2015 hingga 1 Januari 2016 mendatang.
Pengamanan tempat ibadah umat Nasrani di Wilayah Polres Gunungkidul, diprioritaskan di lima gereja besar:
-Gereja Santo Petrus, Wonosari
-Gereja Santo Yusuf, Bandung, Playen
-Gereja Kristen Jawa Wonosari
-Gereja Kristen Jawa Wiladeg, Karangmojo
-Gereja Santo Petrus dan Paulus, Kelor, Karangmojo
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share