Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
HarianJogja/Gigih M. Hanafi Puluhan kendaraan roda dua diparkir di pembatas jalan Malioboro, Jogja, Kamis (23/7). Tidak tersedianya lahan parkir yang memadai serta lemahnya pengawasan dari instansi terkait menyebabkan trotoar dijadikan lahan parkir.
Parkir di Jogja terutama di kawasan Malioboro masih membutuhkan lahan
Harianjogja.com, JOGJA- Selesainya gedung parkir Abu Bakar Ali diperkirakan belum menjadi solusi atas masalah parkir di sepanjang Malioboro.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan dibutuhkan setidaknya 30.000 meter persegi lahan parkir lagi untuk membuat kawasan Malioboro benar-benar steril dari kendaraan bermotor.
Ditemui di Bangsal Kepatihan Senin (21/12/2015), Sultan mengatakan keberadaan gedung parkir Abu Bakar Ali memang menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi kepadatan kendaraan di Malioboro. Namun menurutnya gedung parkir itu masih belum cukup untuk mengurangi kepadatan kendaraan.
“Ya itu jadi salah satu solusi untuk parkir yang lebih mudah. Saya sedang coba juga untuk lokasi lain,” kata dia.
“Pokoknya saya butuh 30.000m2. Kalau tidak, Malioboro tidak bisa diatasi,” tegasnya.
Saat ini, kawasan Malioboro sudah memiliki dua gedung parkir yang diharapkan bisa memindahkan kendaraan yang masih parkir di trotoar Malioboro. Satu berada di Ngabean dan sudah selesai dan diperkirakan bisa menampung 40 bus dan 3.000 motor.
Sementara area Abu Bakar Ali yang baru saja selesai dan sudah mulai beroperasi sudah bisa menampung 40 bus dan 2.600 motor.
Untuk motor kapasitas kedua gedung parkir ini sudah cukup memenuhi, hanya saja untuk area parkir bus masih diperlukan kantong parkir lain. Saat ini untuk menampung bus yang mengantar wisatawan beberapa kantung parkir seperti di Sriwedani dan Malioboro II juga diaktifkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
BPJS Kesehatan memperkuat pelaksanaan JKN di DIY melalui pembiayaan layanan kesehatan, optimalisasi layanan digital, Mobile JKN, dan PANDAWA.
Bareskrim menetapkan empat korporasi sebagai tersangka kasus karhutla hingga 30 September 2026. Identitas perusahaan belum diungkap.
Diskominfo Kabupaten Magelang meluncurkan Si Jaring dan Sigap untuk memperkuat tata kelola pemerintahan digital, pengelolaan jaringan.
Rangkap jabatan Bahlil sebagai Menko dan Menteri ESDM disorot pengamat yang melihatnya dalam konteks penataan ulang koalisi pemerintah.
erum BULOG memberikan dukungan modal usaha kepada 30 penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta melalui program BULOG Peduli RPK Mandir