SUBSIDI PERTANIAN : DIY Digelontor 91.850 Ton Pupuk, Petani Tak Perlu Khawatir Kelangkaan

Rabu, 23 Desember 2015 21:20 WIB
SUBSIDI PERTANIAN : DIY Digelontor 91.850 Ton Pupuk, Petani Tak Perlu Khawatir Kelangkaan

Ilustrasi stok pupuk (JIBI/Solopos/Dok.)

Subsidi pertanian untuk pupuk wilayah DIY disiapkan Kementan sebanyak 91,850 ton.

Harianjogja.com, SLEMAN - Kementerian Pertanian (Kementan) telah menetapkan subsidi pupuk untuk DIY pada 2016 mendatang. Kuota pupuk yang disiapkan Kementan untuk DIY sebanyak 91,850 ton.

Dari keseluruhan subsidi tersebut, alokasi ini paling banyak untuk pupuk jenis urea yakni 41.290 ton. Lainnya terdiri dari pupuk SP 36 sebanyak 3.670 ton, ZA 9.750 ton, NPK 24.250 ton, dan petroganik 12.890 ton.

"Kami sudah berdiskusi dengan instansi terkait di pemda. Peraturan Gubernur tentang penyaluran pupuk subsidi diharapkan bisa keluar dalam waktu dekat  ini, selanjutnya di-breakdown ke kabupaten dan kecamatan," ujar Supervisor PT Petrokimia Gresik DIY, Agus Adriansyah saat menggelar jumpa pers di Hotel Alana, Selasa (21/12/2015) malam.

Dengan banyaknya subsidi yang digelontorkan itu, petani diminta tidak khawatir akan terjadi kelangkaan pupuk. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjamin kelancaran distribusi, termasuk penerapan stok gudang hingga tiga pekan  ke depan.

Selain itu, per semester juga dilakukan evaluasi. Jika pada pertengahan tahun, penyerapan pupuk sudah mencapai lebih dari 60 persen, PT Petrokimia dapat mengajukan realokasi ke pemerintah pusat.

"Akhir Agustus lalu kami mendapat realokasi untuk pupuk jenis urea, NPK, dan ZA. Karena itu, masyarakat khususnya petani tidak perlu khawatir," ujar Agus.

Dari pengamatan selama ini, puncak serapan pupuk umumnya berlangsung selama bulan Oktober hingga Januari. Sementara untuk tahun ini, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di DIY per tanggal 18 Desember mencapai 93%.

Rata-rata sudah hampir terserap semuanya, kecuali petroganik yang masih menyisakan stok sekitar 23%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online