Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah wisatawan berjalan menuju jalan Malioboro seperti terlihat saat melintas di kawasan Nol Kilometer, Yogyakarta, Jumat (09/10/2015). Untuk menghindari paparan sinar ultraviolet (UV) matahari pada saat siang hari dan udara panas yang menyengat, para wisatawan lebih banyak memilih waktu kunjungan luar ruang di Yogyakarta pada sore atau malam hari.
Malam tahun baru di Jogja diharapkan tak terlalu menimbulkan kemacetan parah.
Harianjogja.com, JOGJA-Sejumlah rekayasa jalan dan kebijakan diterapkan saat malam tahun baru di Jogja. Misalnya ketentuan Malioboro steril dari parkir sejak 31 Desember 2015-1 Januari 2016, pengalihan jalan hingga pembukaan kantong parkir.
Kepala Polresta Jogja Komisaris Besar Polisi Prihartono Eling Lelakon mengatakan kendaraan yang melintas Malioboro akan dialihkan ke jalur lain. Prihartono menyatakan beberapa lokasi parkir yang disediakan pemerintah dinilainya cukup untuk menampung kendaraan wisatawan yang berlibur di Jogja.
Diketahui beberapa lokasi parkir yang dipersiapkan adalah parkir portabel Abu Bakar Ali (ABA), parkir barat Stasiun Tugu, parkir Ngabean, parkir di Jalan Senopati.
Kepala Bagian Operasional Polresta Jogja Komisaris Polisi Sigit Haryadi menyatakan pihaknya sudah menyiapkan tim untuk menindak parkir liar. Ia mengatakan tidak menutup kemungkinan selama liburan dimanfaatkan pengelola parkir liar dengan mematok tarif parkir diluar ketentuan peraturan daerah Kota Jogja.
"Kita siap menindak jukir-jukir liar." katanya, Selasa (29/12/2015)
Menurut Sigit, penindakan parkir liar tidak hanya dilakukan masa liburan, namun sudah rutin dilaksanakan. Selama tahun ini, pihaknya sudah menindak jukir liar sebanyak sembilan kasus. Semua yang ditindak sudah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jogja dengan tindak pidana ringan (Tipiring).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Pemda DIY menekankan pentingnya membuktikan manfaat nyata keistimewaan bagi generasi muda sekaligus menjawab tantangan masa depan.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Lima jodhang berisi hasil bumi dari empat kabupaten dan satu kota di DIY diserahkan dalam Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK)
Jadwal KSPN Jogja 1 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Ratusan warga memadati kompleks Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman, untuk menyaksikan Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan