Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Raja Kasultanan Ngayogjakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengkubuwono X seusai mengucapkan Sabda Tama atau penyataan resmi saling memberi salam kepada Sri Paduka Pakualam IX di Bangsal Kencana, Kompleka Keraton Jogja, Jumat (6/3/2015). Pengucapan sabda Sultan yang berisi delapan butir pernyataan tersebut dihadiri oleh Permaisuri G.K.R. Hemas, para putra, saudara-saudara dan Adipati Pura Pakualaman, Sri Paduka Paku Alam IX serta para abdi dalem. (Gigih M. Hanafi/JIBI/HarianJogja)
Dhawuh Dalem yang dikeluarkan Raja Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X berisi perintah pada abdi dalem untuk mematuhi aturan
Harianjogja.com, JOGJA - Raja Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X secara mendadak mengumpulkan sebagian abdi dalem Keraton Yogyakarta di Bangsal Siti Hinggil Kamis (31/12/2015).
Pengumpulan abdi dalem ini berkaitan dengan Dhawuh Dalem yang merupakan pesan raja kepada para abdi dalem Kraton.
Prosesi dimulai tepat pukul 10.00 WIB. Rombongan Sultan didampingi Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas dan putri pertama sultan, GKR Mangkubumi berangkat dari Kraton Kilen dengan menggunakan mobil.
Dalam rombongan itu tak tampak sederek dalem atau adik-adik Sultan. Berbeda dengan saat melakukan Sabda Raja, kali ini sultan tidak mengenakan busana kebesaran keraton, melainkan surjan bermotif bunga (takwa) yang digunakan sehari-hari.
Tak lama setibanya di bangsal Siti Hinggil, prosesi pun dimulai. Berbeda dari perkiraan, prosesi ini berlangsung singkat. Sekitar 10 menit kemudian Sultan dan rombongan sudah meninggalkan lokasi Dhawuh dan diikuti rombongan abdi dalem yang keluar dan melanjutkan aktivitas masing-masing.
Penutupan ini pun sempat membuat beberapa pengunjung yang ingin masuk areal Keraton harus menunggu sejenak. Meski begitu mereka agaknya tak terlalu risau karena dapat melihat langsung iring-iringan keluarga Sultan yang masuk dan keluar area Keraton.
Pengageng Puralaya Kotagede Imogiri, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Hastaningrat yang menjadi salah satu abdi dalem yang diundang mengatakan Dhawuh Sultan kali ini cukup mendadak. Dirinya baru mendapatkan kabar untuk berkumpul sekitar pukul 09.00 pagi dan harus segera mengejar waktu.
Hastaningrat menjelaskan dalam acara itu Sultan menyampaikan pesan kepada para abdi dalem untuk selalu patuh dan taat pada perintah dan peraturan. Dia menambahkan selain itu tak ada pesan lain yang istimewa seperti saat melakukan Dhawuh Raja atau Sabda Raja pertengahan tahun lalu.
“Cuma membacakan aturan saja, mungkin untuk mengingatkan para abdi dalem. Tidak ada sangkut pautnya dengan yang lain-lain,” tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.
Lady Gaga meminta maaf kepada Golloria atas kontroversi bronzer Haus Labs. Sun Dipped Bronzing Veil kini akan hadir dengan 11 shade.
Gaji PPPK daerah mulai ditanggung pemerintah pusat pada 2027. DPRD Bantul menyiapkan penyesuaian APBD dan efisiensi belanja.
Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League 2026/27, Sabtu (3/10) pukul 23.00 WIB. Simak kondisi tim dan prediksi susunan pemain.