MALAM TAHUN BARU: Tugu & Malioboro Banjir Lautan Manusia

Jum'at, 01 Januari 2016 10:20 WIB
MALAM TAHUN BARU: Tugu & Malioboro Banjir Lautan Manusia

Malam tahun baru 2016 berjalan meriah.
 
Harianjogja.com, JOGJA-- Perayaan tahun baru di Jogja terasa meriah. Di kawasan Tugu dan Malioboro ribuan warga berkumpul untuk merayakan pergantian tahun dengan berpesta kembang api dan menjubeli jalanan yang biasanya ramai kendaraan.

Di Tugu, lalu lintas sudah mengalami kemacetan karena ramainya masyarakat yang berkumpul di sekitaran tugu sejak pukul 20.00 WIB. Semakin malam kemacetan semakin menjadi. Terlebih area ini masih menjadi jalur utama kendaraan yang akan melintas baik dari arah timur maupun barat.

Kepadatan di Tugu pun mengular hingga jalan Mangkubumi dimana para warga yang didominasi kalangan remaja sudah bersiap menanti pesta kembang api dengan duduk-duduk di trotoar atau pembatas jalan.

Di Malioboro suasana serupa terjadi. Sejak steril dari segala macam kendaraan pukul 19.00 WIB jalanan yang di hari biasa penuh oleh kendaraan berganti dibanjiri gelombang manusia  Tak itu saja. Di trotoar yang biasanya susah untuk dilintasi karena parkir motor yang berjubel kini sulit dilewati karena padatnya pengunjung.

Selama perayaan tahun baru, seluruh kendaraan bermotor diwajibkan parkir di kantong-kantong parkir yang tersedia seperti di gedung parkir Abu Bakar Ali (ABA) dan Ngabean. Di ABA, kepadatan tampak jelas dari membludaknya kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang parkir di tempat ini.

Andi, salah satu petugas parkir mencatat sebanyak 6.000 motor berhasil ditampung hingga pukul 21.00 WIB. Jumlah itu belum maksimal karena pengelola parkir memutuskan tak memadatkan daya tampung agar kendaraan tetap bisa keluar dengan leluasa.

“Jam sembilan tadi sudah penuh jadi kami tutup. Kalau tidak nanti sulit keluar masuknya kendaraan,” kata dia.

Mayoritas pengunjung berjalan menuju titik nol yang akan menjadi pusat perayaan pergantian tahun. Kepadatan semakin bertambah seiring malam yang semakin larut. Tepat tengah malam, sautan terompet dan kembang api yang dinyalan warga bergemuruh dan menandai awal tahun 2016.

Setelahnya keramaian tak langsung bubar. Beberapa masih menikmati kawasan Malioboro yang tanpa kendaraan dengan duduk-duduk atau bercengkrama satu sama lain.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online