KONFLIK MTS & WARGA : Haryadi : Siswa Butuh Tempat Belajar

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Selasa, 05 Januari 2016 07:20 WIB
KONFLIK MTS & WARGA : Haryadi : Siswa Butuh Tempat Belajar

Konflik MTS & warga memiliki cerita yang panjang.

Harianjogja.com, JOGJA-Walikota Jogja Haryadi Suyuti turun tangan memimpin langsung pembongkaran pagar perumahan Green House yang menutup akses masuk siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Karangkajen, Jogja, Senin (4/1/2016).

Haryadi mengaku langkah pembongkaran tembok dilakukan setelah proses mediasi antara pihak sekolah, warga perumahan Green House yang dimediasi Pemerintah Kota Jogja gagal menemukan kesepakatan. Sementara siswa-siswi membutuhkan tempat belajar.

Haryadi menyatakan tidak berada dalam posisi pro kontra antara pihak sekolah maupun warga gara-gara pagar tembok setinggi sekitar 1,5 meter tersebut. Ia mengaku tidak rela di hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang ada siswa yang kesulitan masuk kelas.

"Saya harus melakukan apa yang harus saya lakukan dengan segala resiko." ujarnya.

Setelah akses masuk sekolah MTs Muhammadiyah Karangkajen terbuka, Haryadi minta proses dialog kembali dilanjutkan dengan catatan tidak mengganggu proses belajar mengajar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online