Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
Warga berenang di Kolam Renang Tirtomoyo, Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2015). Sebagian besar warga melakukan tradisi padusan atau pembersihan diri menjelang Ramadan 2015 di berbagai tempat seperti kolam renang dan sumber mata air. (Reza Fitriyanto/JIBI/Solopos)
Kolam renang Tanjungsari Samigaluh Kuloprogo tidak bisa memenuhi target pendapatan
Harianjogja.com, KULONPROGO- Meski terus dibebani dengan PAD, kolam renang Tanjungsari selama ini tidak didukung dengan adanya anggaran pengelolaan.
Bedasarkan data dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kulonprogo, kolam renang Tanjungsari ditargetkan raih pemasukan sejumlah Rp2,8 Juta selama tahun 2015. Namun, data penutupan tahun Disparpora Kulonprogo per 30 Desember 2015 mencatat kolam ini hanya berhasil meraih pemasukan sejumlah Rp153.000.
“Faktanya memang sulit untuk dibebankan target, karena ada target tapi tidak ada anggaran pengolaaan untuk kolam ini,”kata Ruri Atmini Retno, Bendahara Penerimaan Disparpora Kulonprogo di kantornya pada Senin (4/1/2016).
Karena itu, Ruri sendiri mengaku tidak terlalu berharap banyak dari kolam renang Tanjungsari. Ia juga menambahkan jika hampir semua objek wisata di Kulonprogo belum mendapatkan anggaran pengelolaan yang memadai.
Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Wisata Disparpora Kulonprogo, Kuat Tri Utomo menyatakan jika memang benar tidak ada anggaran pengelolaan bagi kolam renang Tanjungsari. ”Setiap kali kami ajukan pasti dicoret,” ujar Kuat.
Padahal menurutnya, kolam ini butuh anggaran pengelolan dengan nominal yang cukup besar, khususnya untuk membuat air kolam tersebut selalu jernih dan bersih.
Ia sendiri juga mengakui jika target yang dibebankan pada kolam ini termasuk berat apalagi tanpa anggaran pengelolaan. Dengan nominal target yang ditetapkan, tarif retribusi kolam renang ini hanya dipatok Rp3000.
“Jadi paling tidak kami harus menarik sekitar 1000 pengunjung supaya tercapai,” jelas Kuat. Angka ini menjadi semakin berat jika mempertimbangkan biaya operasional yang harus ditanggung.
Meski demikian, Tanjungsari akan tetap diberikan beban PAD pada tahun 2016 mendatang. Sebagai hasil evaluasi, Kuat Tri Utomo menyatakan jika kolam renang Tanjungsari akan berusaha dikembangkan dengan melibatkan pihak ketiga tahun 2016 ini. “Sekarang sedang kami tawarkan pengelolaannya ke SMA 1 Samigaluh,” ujar Kuat.
Sebelumnya, Disparpora telah meminta SMA 1 Samigaluh untuk ikut serta bertanggungjawab mengenai kebersihan kolam ini. Karena hasilnya yang signifikan, Disparpora Kulonprogo berinisiatif menawarkan kerjasama pengelolaan lebih lanjut kepada SMA 1 Samigaluh. “Jika dari SMA 1 tidak mau, baru kita coba tawarkan ke yang lain,” jelas Kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.