Danantara Ikut Biayai LRT Jakarta, Ruang Fiskal DKI Terjaga
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.
Acara The 6th International Day bertajuk “Celebrating Our Similarities, Embracing Our Differences” di Auditorium Kampus 1 UAD, Selasa (5/1/2016). (Joko Nugroho/JIBI/Harian Jogja)
Jumlah mahasiswa asing di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus bertambah
Harianjogja.com, JOGJA – Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar The 6th International Day bertajuk “Celebrating Our Similarities, Embracing Our Differences” di Auditorium Kampus 1 UAD, Selasa (5/1/2016). Kegiatan ini diikuti sejumlah mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di UAD.
Kepala KUI UAD, Ida Puspita mengatakan kegiatan ini diadakan setiap tahunnya dengan peserta yang terus bertambah setiap tahunnya. Sebab mahasiswa asing yang menempuh pendidikan di kampus tersebut juga selalu meningkat dari tahun ke tahun.
“Tahun ini kami mendapatkan 177 mahasiswa asing. Tidak hanya bertambah jumlah mahasiswanya namun juga negara yang mengirimkan mahasiswanya ke sini juga bertambah,” kata Ida di sela-sela acara.
Ida menambahkan dalam acara kali ini diikuti mahasiswa dari China, Thailand, Malaysia, Korea Selatan, Timor Leste, Yaman, Nepal hingga Ukraina. Masing-masing mahasiswa dari menampilkan cirikhas makanan dan seni negaranya.
“Semua menu makanan mereka hidangkan dalam acara ini. Pengunjung bisa mencicipi makanan yang disajikan. Salah satu yang banyak diserbu adalan stand Korea Selatan. Makanannya habis dalam satu jam,” kata Ida.
Ida menambahkan acara ini sebanarnya dijadikan tempat untuk saling menukar informasi dan diskusi tentang budaya, seni dan makanan. Harapannya mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di sini tidak merasa sendirian.
“Mendapatkan teman baru di negara baru itu bisa menjadikan mereka betah dan fokus dalam belajar. Bahkan untuk menghias stand masing-masing negara komunikasi itu berjalan dengan lebih santai,” kata Ida.
Tahun ini pihak panitia tidak hanya mengundang mahasiswa UAD saja tapi juga mahasiswa dari universitas lain yang memiliki mahasiswa asing. Harapannya sesama mahasiswa asing bisa menjalin komunikasi.
Mahasiswa UAD asal Thailand, Faridah Kamah mengaku gembira dengan gelara acara ini. Dia bisa menampilkan kesenian Thailand dan menjelaskan banyak hal tentang Thailand bagi mahasiswa lain.
“Kami di sini juga menjadi agen promosi Negara Thailand jadi saat ada acara semacam ini sangat senang. Saya bisa memperkenalkan negara saya pada pengunjung yang datang meskipun pertanyaannya hanya seputar wisata,” kata Faridah.
Mahasiswa lain asal China, Ni Zui Zhen Gui mengatakan bisa ikut ambil bagian dalam acara The 6th International Day. Baginya, salah satu yang menarik adalah banyaknya mahasiswa asal Indonesia yang bisa berbahasa Mandarin.
“Saya sendiri belajar bahasa Indonesia masih kesusahan, namun di sini banyak orang yang bisa berbicara bahasa Mandarin. Awal di Jogja tidak kesulitan sama sekali untuk berkomunikasi, karena mahasiswa di sini banyak yang bisa bahasa Mandarin,” jelas Ni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.
Jarak pandang 600 meter membuat delapan penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda, terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Tiket MotoGP Mandalika 2026 mulai bisa ditukar di tiga lokasi. Simak jadwal, kategori tiket, jam layanan, dan syarat penukarannya.
Fitriani/Fadona meraih perak padel putri Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang dengan skor 3-6, 4-6.
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.