PEMKAB BANTUL : Pembangunan Talut Jembatan Ngablak Ditarget 2 Pekan

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Rabu, 13 Januari 2016 00:20 WIB
PEMKAB BANTUL : Pembangunan Talut Jembatan Ngablak Ditarget 2 Pekan

JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala Sejumlah pekerja membuat talut di Sungai Gajah Putih, Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (15/10). Pembuatan talut tersebut unutk mengantisipatisi datangnya banjir. Sementara pekerja mengaku pembuatan talut akan dilakukan di beberapa titik karena terjadi abrasi.

Pemkab Bantul memperbaiki talut di daerah Jambidan.

Harianjogja.com, BANTUL- Pemkab Bantul tahun ini membangun talut di dekat jembatan Ngablak yang membentang di atas Sungai Opak di Desa Jambidan, Banguntapan, Bantul. Jembatan itu menghubungkan Dusun Ngablak dengan Dusun Jlamprang Kidul di Desa Jambidan.

Jembatan Ngablak saat ini terancam ambrol. Lantaran talut Sungai Opak yang ada di dekat jembatan ambrol. Talut itu berguna sebagai penahan laju air sungai agar tidak menggerus bibir sungai dan fondasi jembatan.

Kepala Operasional Jaringan Irigasi Dinas Sumber Daya Air (SDA) Bantul Suyitno mengatakan, pemerintah tahun ini menganggarkan dana Rp150 juta untuk membangun talut yang ambrol tersebut.

Di talut tersebut akan dipasang bronjong sepanjang 50 meter dan tinggi delapan meter. Bronjong ditanam di kedalaman tiga meter di dalam sungai. Pekerja harus menyelam ke dalam sungai untuk menanamkan bronjong tersebut.

Ia berharap cuaca tidak terus menerus hujan agar pembangunan tidak terganggu. Ia menargetkan pembangunan talut selesai dalam waktu dua pekan.

“Kami menggunakan dana tanggap darurat,” terang Suyitno, Selasa (12/1/2016).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis