Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Ilustrasi lahan tujuan transmigrasi (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Transmigrasi Kulonprogo, jelang keberatan sejumlah peserta mengundurkan diri.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Warga yang mendadak batalkan keikutsertaan dalam program transmigrasi akan di-blacklist.
Selama tahun 2015, pemerintah kabupaten Kulonprogo hanya berhasil memberangkatkan 27 Kepala Keluarga(KK) dalam program transmigrasi. Target yang ditetapkan sebelumnya sebanyak 64 KK. Selain alasan ketidaksiapan lokasi, pemkab Kulonprogo menyebutkan jika ada sejumlah warga yang membatalkan keikutsertaannya tanpa alasan yang jelas.
“Ada yang mendadak enggak mau, enggak jelas alasannya apa,” ujar Juminah, Kepala Seksi Penyediaan Bidang Transmigrasi Dinas Sosial Ketenagakerjaan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kulonprogo pada Selasa(12/11/2016).
Ada beberapa warga yang membatalkan mendekati hari pemberangkatan. Menyikapi hal tersebut, Juminah menyatakan pemkab Kulonprogo akan memasukan nama-nama tersebut ke dalam "daftar hitam".
“Langsung kami black list, jangan sampai mereka bisa daftar lagi nantinya,” ujar Juminah. Ia menyebutkan jika hal ini dilakukan sebagai pembelajaran bagi warga lainnya untuk tidak melakukan hal serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.