Prabowo Minta Tepung Singkong Diproduksi Skala Besar untuk Padamkan Karhutla
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
Kurikulum 2013 belum diterapkan di seluruh sekolah.
Harianjogja.com, JOGJA-Penerapan kurikulum 2013 belum dapat diterapkan di seluruh sekolah. Adapun di kota Jogja, ada dua sekolah yang awalnya mundur dari sistem pendidikan tersebut.
Kepala Disdik Kota Jogja, Edy Heri Suasana mengaku ada dua sekolah swasta yang pada tahun ini ingin mundur menjalankan K13. Namun pihaknya melakukan pendekatan pada yayasan dua sekolah tersebut untuk tidak mundur dalam menjalankan K13.
“Sebenarnya kemarin ada dua yang usul untuk mundur namun setelah kami ajak diskusi mereka mau kembali menerapkan K13. Kami sangat berharap semua sekolah di Jogja pada 2016/2017 ini bisa menjalankan K13,” kata Edy, Kamis (13/1/2016)
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menuturkan pada tahun ini di DIY sudah ada 146 sekolah yang menjalankan K13. Secara terperinci di DIY baru memiliki 64 SD, 29 SMP, 28 SMA dan 23 SMK yang menjalankan K13.
“Kalau rata-rata per kabupaten dan kota baru ada sekitar 6% sekolah yang memakai K13. Makanya kami ingin genjot sekolah negeri untuk siap menjalankan K13. Setidaknya nanti harus tambah 19% lagi,” jelas Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib kepala SPPG MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Pemkab Bantul merotasi tujuh pejabat PTP. Sejumlah jabatan strategis diisi pejabat baru setelah melalui uji kompetensi dan persetujuan BKN.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
PANDI menargetkan jumlah domain .id mencapai 2,8 juta pada 2031 seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap domain lokal.
Kemenhaj verifikasi ulang 400.000 data antrean haji yang berpotensi mengurangi daftar tunggu dan memangkas waktu keberangkatan.