MUSIM HUJAN : Daerah Rawan Angin Kencang Bertambah, Dari 4 Jadi 15 Kecamatan

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 19 Januari 2016 06:21 WIB
MUSIM HUJAN : Daerah Rawan Angin Kencang Bertambah, Dari 4 Jadi 15 Kecamatan

Musim hujan dengan gangguan cuaca melanda belasan kecamatan.

Harianjogja.com, SLEMAN-Dari pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, jumlah daerah rawan angin kencang bertambah.

Awalnya hanya ada empat kecamatan yang masuk zona rawan (Kalasan, Sleman, Seyegan, dan Mlati) kini bertambah menjadi 15 kecamatan.

“Kondisi cuaca saat ini sulit diperkirakan. Prediksinya, cuaca seperti sekarang berlangsung sampai April," ujar Kepala BPBD Sleman Julisetiono Dwi Wasito, Senin (18/1/2016).

Kendati demikian, kata dia, BPBD Sleman, katanya, selalu mendapat info peringatan dini dan menyebarkan langsung ke masyarakat.

Koordinator Stasiun Klimatologi Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja Joko Budiono menjelaskan, puncak musim hujan diperkirakan berlangsung sepanjang bulan Januari dan Februari. Selama beberapa hari terkahir jumlah curah hujan yang turun sebesar 13 milimeter. Saat puncak hujan (Januari-Februari) diprediksi curah hujan berkisar 150 sampai 400 milimeter.

"Hujan selama ini tidak merata dan durasinya tidak terlalu lama. Ini akibat perubahan pola angin. Untuk wilayah Sleman Utara potensi hujan lebih banyak karena dataran tinggi," papar Joko.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online