HARGA KEBUTUHAN POKOK : Daging Ayam Menghilang di Pasar Dianggap Biasa

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Selasa, 19 Januari 2016 10:55 WIB
HARGA KEBUTUHAN POKOK : Daging Ayam Menghilang di Pasar Dianggap Biasa

Harga kebutuhan pokok untuk komoditas daging ayam melonjak drastis

Harianjogja.com, KULONPROGO- Daging ayam hilang dari pasaran, namun pemerintah kabupaten (pemkab) Kulonprogo masih anggap hal ini biasa saja dan hanya pengaruh mekanisme pasar.

Sejak akhir Desember 2015 lalu, pedagang keluhkan daging ayam asal Kulonprogo yang menghilang dari pasaran. Hal ini dianggap jadi salah satu faktor peningkatan harga komoditas ini secara siginifikan beberapa waktu terakhir.

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (KKP) Kulonprogo, Sudarno menyatakan bahwa hal tersebut biasa dan rutin terjadi tiap pergantian tahun. “Lumayan sering terjadi tiap akhir dan awal tahun,” ujar Sudarno pada Harian Jogja pada Senin (18/1/2016).

Ia menjelaskan bahwa penyebab kelangkaan daging ayam tersebut dikarenaka para peternak mengurangi jumlah bibit yang dibiakkan menjelang pergantian tahun. Pembatasan bibit ini sendiri dilakukan oleh pihak perusahaan yang mengkontrak para peternak tersebut.

Meski tak bisa memastikan penyebabnya, Sudarno menyatakan bahwa kemungkinan hal ini dilakukan terkait dengan strategi pemasaran dari perusahaan tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa proses tutup buku perusahaan di akhir tahun juga menjadi salah satu peyebabnya.

Berdasarkan pengalaman yang lalu, pemkab Kulonprogo memprediksi kelangkaan ayam potong dari Kulonprogo akan terus berlangsung hingga menjelang pertengahan Februari 2016 mendatang. Namun, Sudarno menyebutkan bahwa ketersediaan ayam potong akan kembali normal akan kembali setelah satu fase pembibitan ayam potong yang berkisar 25-40 hari.

Apalai ia menyebutkan bahwa belum ada laporan yang menyatakan bahwa para peternak ayam gusar mengenai kelangkaan ayam potong. Keterbatasan stok ayam hanya berada di para pedagang yang sedang mengalami peningkatan permohonan, khususnya di pergantian tahun.

Karena hal yang terus berulang inilah, Dinas KKP Kulonprogo belum merasa perlu melakukan penanganan khusus. Sudarno menyatakan bahwa saat ini pihaknya hanya melakukan pengawasan biasa. Namun, jika keterbatasan stok ayam potong ini masih terus berlangsung hingga akhir Februari 2016 nanti maka pemkab Kulonprogo akan segera melakukan tindakan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online