SNMPTN 2016 : Salah Ambil Prodi, 100 Siswa yang Lolos di UGM Mundur

Senin, 25 Januari 2016 04:20 WIB
SNMPTN 2016 : Salah Ambil Prodi, 100 Siswa yang Lolos di UGM Mundur

SNMPTN 2016 (Jogjastudent.com)

SNMPTN 2016 untuk pendataan perlu diisi secara cermat

Harianjogja.com, JOGJA – Universitas Gadjah Mada (UGM) setiap tahunnya menerima pengunduran diri siswa yang telah lolos SNMPTN. Mereka mundur karena merasa salah mengambil program studi. Untuk itu panitia menghimbau agar sekolah memberikan pendampingan bagi siswa saat mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Direktur Akademik UGM, Sri Peni Wastutiningsih berharap kerjasama dari pihak sekolah untuk mengarahkan para siswanya memilih PTN bahkan program studi (prodi) yang benar-benar sesuai dengan peminatan masing-masing siswa. Hal ini untuk menghindari banyaknya pengunduran diri siswa setelah lolos SNMPTN.

“Setiap tahun di UGM menerima 100 siswa yang dinyatakan lolos SNMPTN namun memilih mundur. Hal ini tentu merugikan kami dan juga siswa yang seharusnya bisa menempati kursi-kursi kosong tersebut. Maka kami berharap sekolah menyampaikan pada siswanya agar tidak memilih PTN dan prodi yang kurang mereka minati,” kata Sri saat dihubungi Harianjogja.com, Sabtu (23/1/2016).

Sri menambahkan pada SNMPTN dua tahun lalu pernah terjadi hampir 50 calon mahasiswa di Fakultas Teknik UGM pergi dan memilih kuliah di tempat lain. Kenyataan ini sangat disayangkan karena banyak juga siswa lain yang ingin kuliah di FT UGM namun tidak lolos SNMPTN.

Meskipun ada kesalahan semacam ini, Sri mengaku UGM tidak akan melakukan blacklist terhadap sekolah manapun di Indonesia. Tapi dia berharap sekolah benar-benar melakukan pendampingan bagi siswa mereka saat pengisian PDSS.

“Kami tidak akan melakukan blacklist. Namun, kami memiliki catatan tiap sekolah di Indonesia, termasuk sekolah yang siswanya sering pergi meski telah dinyatakan lolos SNMPTN di UGM. Nantinya catatan ini akan menjadi pertimbangan kami saat seleksi mahasiswa tahun ajaran 2016/2017,” kata Sri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online