Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi daging sapi (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Harga daging sapi semakin tinggi.
Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja akan mengusulkan pada Pemda DIY untuk meminta jatah kuota impor sapi dari pemerintah pusat. Usulan tersebut untuk menstabilkan harga daging sapi di Kota Jogja yang fluktuatif.
"Kita komunikasikan dulu dengan para jagal. Kalau mereka menerima nanti kita usulkan [minta kuota impor sapi]," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pertanian (Disperindagkoptan) Kota Jogja, Suyana, saat ditemui di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan, Jumat (29/1/2016).
Suyana mengaku menerima banyak keluhan dari jagal atau penjual sapi yang kebingungan karena harga sapi mahal. Mahalnya sapi mempengaruhi pasokan daging dipasaran sehingga harga daging sapi mahal.
Menurut dia, seharusnya di Jogja tidak kekurangan pasokan daging karena jumlah populasi sapi DIY cukup banyak. Namun demikian, para jagal tidak mendapat pasokan sapi untuk dipotong.
Saat ini Disperindagkoptan Jogja sudah bekerjasama dengan 11 jagal sapi, yang rutin melakukan pemotongan sapi di RPH Giwangan. Tiap jagal menyembelih 1-2 ekor per hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 masih dibuka hingga 31 Oktober. Cek syarat, jadwal, bantuan biaya hidup, dan cara daftar KIP Kuliah terbaru.
Java United menjual tiket laga kandang Super League 2026/2027 mulai Rp15.000. Harga ini memecahkan rekor tiket termurah yang sebelumnya dipegang Persik.
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.
Agenda Jogja hari ini, Rabu 2 September 2026, menghadirkan Talent Fest, Asia Tri Jogja, dan Lomba Baris-Berbaris yang diikuti ribuan pelajar.
Vietnam U-20 kalah 0-3 dari Korea Utara di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Pelatih Yutaka Ikeuchi mengungkap masalah tim setelah kebobolan.