Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Ilustrasi check in di hotel (Dailyfinance.com)
Investasi Kulonprogo bertambah dengan keluarnya izin pembangunan hotel bintang tiga di Temon
Harianjogja.com, KULONPROGO- Satu jaringan hotel nasional resmi mengantongi izin prinsip pembangunan hotel bintang tiga di Kecamatan Temon, Kulonprogo. Namun, pembangunan yang dilakukan masih akan melihat situasi perkembangan pembangunan bandara.
Pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) diperkirakan akan mampu menambah tingkat kunjungan sehingga memacu jumlah investasi hotel dan restoran di Kulonprogo. Dari sejumlah peminat, Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kulonprogo telah mengeluarkan izin untuk satu jaringan hotel nasional.
Kepala BPMPT Kulonprogo, Agung Kurniawan menyatakan bahwa jaringan hotel nasional tersebut telah mendapat izin lokasi pembanguanan hotel dan membeli lahan tersebut. “Sudah dibeli tapi pembangunannya masih melihat situasi bandara,” ujarnya.
Ia menjelaskan jika lahan tersebut berada di dekat kawasan bandara namun masih berada di luar area tersebut.
Selain itu, Agung menjelaskan masih ada 4 calon investor perhotelan lainnya yang masih dalam tahap meninjau calon lokasi. “Ada empat yang sedang wait and see,” ujarnya.
Keempat investor ini kini masih dalam tahap komunikasi dengan BPMPT Kulonprogo mengenai kesesuaian lahan dan tata ruang kota. Berbeda dari jaringan hotel yang telah memiliki izin, 4 calon investor ini berminat pada kawasan di area Wates dan sekitarnya.
Menghindari permasalahan lingkungan berkenaan dengan banyaknya pembangunan hotel sebagaimana yang terjadi di Sleman dan Kota Jogja, Pemkab Kulonprogo menerapkan proteksi berupa aturan penggunaan air PDAM untuk hotel tersebut. Tiap hotel dilarang untuk menyedot air tanah karena dikhawatirkan akan merugikan warga sekitar.
Selain itu, hotel yang dibangun juga harus mempertimbangkan aturan 30% kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Agung menekankan bahwa setiap hotel harus menyediakan RTH di areanya dan bukan hanya sekedar membangun taman di bagian atap bangunannya. Terlebih lagi, Kulonprogo belum memenuhi jumlah minimal kawasan RTH daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.