Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Ilustrasi bedah rumah veteran (JIBI/Solopos/Antra/Anis Efizudin)
Bantuan bedah rumah di Gunungkidul melalui dana hibah masih dipertimbangkan oleh Pemkab
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Pusat menargetkan hingga 2019 mendatang mampu melakukan program bedah rumah sebanyak 1,75 juta unit. Untuk mencapai program tersebut dibutuhkan partisipasi dari pemerintah daerah dalam bentuk penyediaan anggaran yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tidak bisa mewujudkan hal tersebut. Alasan yang diungkapkan atas keberatan itu karena masalah peraturan, di mana dalam Undang-Undang No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, bantuan hibah hanya bisa diberikan kepada kelompok yang memiliki badan hukum.
“Sepanjang aturan itu [UU No.23/2014] tidak diubah, kami tidak mungkin mengalokasikan anggaran bedah rumah. Pertimbangan tidak memberikan bantuan karena takut berurusan dengan hukum,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gunungkidul Edy Praptono kepada Harian Jogja, Selasa (2/2/2016).
Dia mengakui, saat ini ada program bedah rumah, namun hal tersebut langsung ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Tugas pemkab hanya sebatas melakukan pendataan dan menyerahkan hasil pendataan tersebut ke kementerian.
Edy mengatakan, dari 144 desa di Gunungkidul, upaya pendataan sudah menyasar ke 85 desa. Dari pendataan itu sedikitnya ada 22.000 unit rumah yang layak untuk diperbaiki dan pantas masuk dalam program bedah rumah.
“Pendataan terus berlangsung jadi kemungkinan jumlahnya masih bisa bertambah. Dalam proses pendataan tidak hanya asal, karena juga dilengkapi foto kondisi rumah sehingga memperkuat hasil pendataan itu,” ujarnya.
Untuk proses pembangunan, Edy menyerahkan sepenuhnya ke Kementerian PUPR. Rata-rata setiap tahunnya pemerintah mengalokasikan 500 rumah tak layak huni di Gunungkidul untuk dilakukan program bedah rumah. “Anggaran untuk masing-masing rumah senilai Rp10 juta. Bantuan tersebut juga langsung masuk ke rekening penerima,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik
Tech3 resmi perpanjang kontrak jangka panjang dengan KTM demi hadapi regulasi baru MotoGP 2027. Tetap dapat pasokan motor spesifikasi pabrikan.