Hari Jadi Gunungkidul ke-196, Gayeng Guyub dan Tentrem Atine
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.
Ilustrasi bedah rumah veteran (JIBI/Solopos/Antra/Anis Efizudin)
Bantuan bedah rumah di Gunungkidul melalui dana hibah masih dipertimbangkan oleh Pemkab
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Pusat menargetkan hingga 2019 mendatang mampu melakukan program bedah rumah sebanyak 1,75 juta unit. Untuk mencapai program tersebut dibutuhkan partisipasi dari pemerintah daerah dalam bentuk penyediaan anggaran yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tidak bisa mewujudkan hal tersebut. Alasan yang diungkapkan atas keberatan itu karena masalah peraturan, di mana dalam Undang-Undang No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, bantuan hibah hanya bisa diberikan kepada kelompok yang memiliki badan hukum.
“Sepanjang aturan itu [UU No.23/2014] tidak diubah, kami tidak mungkin mengalokasikan anggaran bedah rumah. Pertimbangan tidak memberikan bantuan karena takut berurusan dengan hukum,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gunungkidul Edy Praptono kepada Harian Jogja, Selasa (2/2/2016).
Dia mengakui, saat ini ada program bedah rumah, namun hal tersebut langsung ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Tugas pemkab hanya sebatas melakukan pendataan dan menyerahkan hasil pendataan tersebut ke kementerian.
Edy mengatakan, dari 144 desa di Gunungkidul, upaya pendataan sudah menyasar ke 85 desa. Dari pendataan itu sedikitnya ada 22.000 unit rumah yang layak untuk diperbaiki dan pantas masuk dalam program bedah rumah.
“Pendataan terus berlangsung jadi kemungkinan jumlahnya masih bisa bertambah. Dalam proses pendataan tidak hanya asal, karena juga dilengkapi foto kondisi rumah sehingga memperkuat hasil pendataan itu,” ujarnya.
Untuk proses pembangunan, Edy menyerahkan sepenuhnya ke Kementerian PUPR. Rata-rata setiap tahunnya pemerintah mengalokasikan 500 rumah tak layak huni di Gunungkidul untuk dilakukan program bedah rumah. “Anggaran untuk masing-masing rumah senilai Rp10 juta. Bantuan tersebut juga langsung masuk ke rekening penerima,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.
Italia mengalahkan Turki 3-1 pada UEFA Nations League dan naik ke posisi kedua Grup A1 dengan tujuh poin dari empat laga.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Selasa 6 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
John Herdman bangga membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dan meraih trofi pertama dalam sejarah.
Itjen Imipas menemukan 21 bangunan di luar Lapas Cibinong, 13 di antaranya tidak tercatat dalam sistem Barang Milik Negara.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Selasa 6 Oktober 2026 tersedia di Kalurahan Condongcatur. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.