Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO DANPAK BADAI IGGY -- Sejumlah kapal nelayan ditambatkan di kawasan bibir Pantai Trisik, Desa Banaran, Kecamatan galur, Kulonprogo, Jumat (27/1). Gelombang tinggi yang dipicu tiupan angin sebagai dampak terjadinya badai Iggy membuat nelayan di daerah ini sudah tidak melaut sejak satu minggu ini, air laut yang pasang pada dua hari terakhir ini juga menyebabkan sejumlah warung di kawasan wisata itu rusak diterjang gelombang. Fenomena cuaca ekstrim ini akan berlangsung hingga 29
Perikanan Kulonprogo tengah dipengarui cuaca.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Harga ikan merangkak naik seiring dengan cuaca yang semakin buruk. Meski demikian, ikan yang tersedia di pasar merupakan pasokan dari Semarang dan Pacitan.
Kepala Dinas Kelautan Perikanan Petenakan (KKP) Kulonprogo, Sudarno menjelaskan produktivitas nelayan di Kulonprogo belum tinggi. Pasalnya, nelayan itu semula bekerja sebagai petani. Saat tak melaut, mereka masih memiliki sumber penghasilan lain.
“Jadi jika gelombangnya tinggi ya mereka masih bisa bertani,” ujarnya.
Berbeda dari nelayan-nelayan di Pacitan dan Semarang yang pekerjaan utama mencari ikan, apapun situasinya mereka tetap melaut. Selain itu, ketrampilan dan kapal-kapal yang dimiliki juga berbeda. Nelayan di pantai utara memiliki kapal yang lebih besar sehingga lebih mampu menghadapi ombak yang tinggi.
Agus Setiadi, pedagang ikan di Pasar Wates menjelaskan nyaris seluruh komoditas dagangan dipasok dari nelayan di Semarang dan Pacitan. Untuk nelayan Kulonprogo sendiri, ia biasanya hanya mengambil udang dari Pantai Congot. Ia menyebutkan jarang ikan dari nelayan Kulonprogo dipasok ke pasar-pasar.
“Seminggu sekali bahkan belum tentu,” kata Agus.
Di sisi lain, meski harga daging tinggi, ia menguraikan tidak ada peningkatan berarti untuk daya beli masyarakat terhadap komoditas makanan laut.
“Orang sini jarang makan ikan,” ujarnya.
Ia sendiri merupakan salah satu dari dua pedagang ikan yang biasanya beroperasi di Pasar Wates.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.