Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Ribuan warga masyaralat tumpah ruah memadati kios penjualan baju di pasar Beringharjo, Jogja, Minggu (12/8). Hari Minggu terakhir jelang perayaan Lebaran dimanfaatkan warga untuk berbelanja kebutuhan Lebaran seprti baju dan sembako, keterbatasan lahan parkir dan bermunculanya parkir liar di jalan tersebut memperburuk kemacetan di kawasan pasar tradisional tersebut. Warga yang hendak berbelanja di kawasan Malioboro sebaiknya tidak menggunakan kendaraan roda empat untuk mengur
Pasar tradisional di Jogja terus dilakukan perbaikan, namun upaya ini sering menghadapi penolakan dari pedagang
Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja baru merevitalisasi empat pasar tradisional dari 31 pasar tradisional di Kota Jogja. Soal anggaran dan kondisi sosial pedagang menjadi alasan pasar tradisional lambat direvitalisasi. Bahkan tahun ini, pemerintah kota tidak menganggarkan program revitalisasi pasar tradisional.
Kepala Bidang Pengembangan, Dinas Pengelolaan Pasar Kota Jogja, Rudi Firdaus Yusuf mengungkapkan keempat pasar tradisional yang sudah selesai direnovasi, yakni Pasar Pasar Kranggan Jetis, Pasar Karangwaru Tegalrejo, Pasar Telo Mergangsan, Pasar Talok Gondokusuman, dan sebagian Pasar Giwangan. “Lainnya banyak yang belum, masih menunggu giliran,” kata Rudi saat ditemui di kantornya, Rabu (10/2/2016)
Menurut Rudi dalam merevitalisasi pasar tradisional tidak hanya persoalan merubah bangunan, namun juga kondisi sosial pedagang dan masyarakat sekitar pasar. Hasil penjajakan pendapat para pedagang sebelum melakukan revitalisasi, menurutnya, sebagian besar pedagang menolak direnovasi dengan alasan tidak ingin repot dan tidak ada jaminan dagangan akan lebih laku setelah direvitalisasi.
Rudi mengakui pasar yang direnovasi akan merubah zonasi, namun ia memastikan tidak ada perubahan luas lahan berkurang atau ada penambahan pedagang, kecuali soal zona. Misalnya, kios daging berdampingan dengan kioas pakaian. Kondisi tersebut diakui Rudi juga banyak di Pasar Bringharjo, yang merupakan ikon pasar Tradisional Jogja.
Padahal pengaturan zonasi penting untuk memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli. “Pasar Beringharjo pola zoning-nya masih kacau, pedagang buah, tas dan kerajinan menjadi satu zona,” ujarnya.
Rudi mengatakan saat ini Dinas Pengelolaan Pasar intens berkomunikasi dengan pedagang pasar tradisional terkait rencana revitalisasi. Pihaknya juga telah memberikan pengertian bahwa persoalan kebocoran atap pasar, banjir, saluran mampet, yang selama ini sering terjadi di pasar tradisional, tidak akan pernah selesai jika hanya direnovasi, karena kondisi pasar yang sudah lama. Menurutnya, sebagian besar pasar tradisional dibangun pada era 1970-1980.
Hasil pendataan Dinas Pengelolaan Pasar Kota Jogja, ada lima pasar yang akan direnovasi ringan karena talang bocor dan saluran air pembuangan limbah yang mampet. Kelima pasar tersebut adalah Pasar Sentul, Pasar Beringharjo, Pasar Prawirotaman, Pasar Kotagede, dan Pasar Terban.
Rudi menambahkan, kendala lainnya dalam merevitalisasi pasar adalah penyiapan lahan sementara bagi pedagang yang kiosnya direvitalisasi. Pemerintah Kota Jogja tidak mungkin menanggung beban pedagang yang jumlahnya banyak jika tidak menyiapkan lahan jualan sementara selama proses revitalisasi pasar. Sementara soal anggaran, Rudi mengaku mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementrian Perdagangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
BRI Peduli melatih 500 volunteer mengelola sampah jelang MotoGP Mandalika 2026 untuk mendukung kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Reservasi hotel di Jogja naik 5%-15% menjelang WJNC 2026. PHRI DIY menyebut okupansi 25%-40% dan berharap dampak wisatawan meluas.
7 mobil keluarga murah 2026 dengan kapasitas 7-8 penumpang. Harga mulai Rp144 jutaan, dari Sigra hingga Avanza.
Logo Dana Keistimewaan (Danais) masih banyak ditemukan dalam bentuk yang tidak seragam saat digunakan di berbagai media publikasi di DIY.
Lisa BLACKPINK mengaku sempat tak percaya diri saat membangun karier solo karena harus bekerja dengan produser dan penulis lagu baru.