New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Ular di Agrowisata Bhumi Merapi Sleman (Arif Wahyudi/JIBI/Harian Jogja)
Wisata Sleman di Agrowisata Bhumi Merapi memiliki koleksi ular raksasa
Harianjogja.com, SLEMAN - Keberadaan ular besar membuat Agrowisata Bhumi Merapi di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem semakin memikat pengunjung sejak sebulan terakhir.
Ular berjenis Phyton Retikulatus seberat 150 kg dan panjang mencapai 7,5 meter tersebut sengaja di tempatkan di agrowisata itu sebagai ikon untuk memberikan pelayanan dalam hal edukasi tentang reptil kepada pengunjung.
Pengelola Agrowisata Bhumi Merapi Wagimin Taruna mengungkapkan, binatang melata itu umurnya sekitar 10 tahun. Pihaknya memeliharanya sejak si ular masih berumur enam bulan dan berukuran baru sebesar ibu jari orang dewasa.
"Kami pelihara sejak kecil. Dulunya adalah pemberian seorang teman. Nah, ketika agrowisata ini sudah beroperasi kami akhirnya punya ide untuk menempatkannya di sini supaya memikat pengunjung," ujar Wagimin, Sabtu (13/2/2016).
Sementara ini hewan berdarah dingin itu ditempatkan di kandang yang terbuat dari bambu. Tempat permanen masih dalam tahap pengerjaan. Pekan ini kandang khusus untuk ular tersebut diperkirakan tuntas dikerjakan.
Tidak hanya untuk ular saja, tempat khusus bagi reptil lainnya juga sedang dibangun.
Pasalnya selain ular raksasa, ada beragam reptil lainnya seperti biawak, iguana, kura-kura dan sebagainya.
"Jadi konsepnya nanti memang kami sediakan taman khusus reptil sehingga pengunjung bisa berfoto atau sebatas melihat beragam jenis reptil di sini," tandasnya.
Tujuan adanya taman reptil itu adalah memberikan edukasi agar seseorang lebih dekat dengan reptil. Wagimin yang juga berprofesi sebagai dokter hewan itu menerangkan, reptil tidak akan menyerang manusia jika tidak diusik.
"Jadi ketika melihat reptil, utamanya ular jangan lantas dibunuh atau disakiti. Nah, di sini kami akan berikan edukasi dalam menjinakkan reptil," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
KPK menyita dolar AS, dolar Singapura, dan perhiasan diduga emas saat menggeledah Kanwil BPN Jatim terkait dugaan korupsi.
Gunung Semeru erupsi empat kali pada Minggu, dengan letusan tertinggi mencapai 1.300 meter. Status masih Level III atau Siaga.
Revitalisasi 71.744 sekolah ditargetkan pada 2027 dengan prioritas sekolah terdampak bencana, rusak berat, dan daerah 3T.
Harga emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Minggu 27 September 2026 naik. Cek harga jual dan buyback berbagai ukuran.