NARKOBA SLEMAN : Peran Napi di Lapas Masih Besar

Sunartono
Sunartono Sabtu, 27 Februari 2016 18:20 WIB
NARKOBA SLEMAN : Peran Napi di Lapas Masih Besar

Ipda Joni Sunarto, Kabag Bin Opsnal, Satresnarkoba Polres Sleman menunjukkan bola tenis berisi narkoba yang ditemukan di dalam tembok Lapas Pakem, Jumat (8/8/2014).

Narkoba Sleman diedarkan dengan kemasan kecil.

Harianjogja.com, SLEMAN - Tersangka pengedar narkotika jenis sabu, Ivan, 27, warga Candisari Bendan, Tirtomartani, Kalan, Sleman ditangkap Kamis (25/2/2016)

Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sleman Ipda Noor Dwi Cahyanto menyampaikan tersangka mendapatkan sabu dari seorang bandar dalam bentuk paket besar. Kemudian oleh tersangka dikemas lagi dalam bentuk paket kecil dengan menggunakan bungkus permen.

"Kami menangkap tersangka di tempat parkir sebuah kafe kawasan Seturan [Depok, Sleman]," kata dia, Jumat (26/2/2016)

Menurut Anggaito, dalam operasi selama sepekan terakhir, pihaknya menangkap 10 pelaku yang didominasi pengedar dalam lima kasus. Peredaran narkoba di wilayah Jogja dinilai kian memprihatinkan karena hampir semua jenis narkoba ditemukan. Selain itu, masih adanya peran napi di sejumlah Lapas yang ikut mengendalikan peredaran narkoba.

"Sleman, Kota Jogja, Bantul itu tetap menjadi pasar bagi mereka. Maka kami komitmen untuk terus melakukan razia," tegasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online