LEBAH MENYERANG WARGA : Sarang Lebah Dibersihkan, Serangan Berhenti

Rima Sekarani
Rima Sekarani Rabu, 02 Maret 2016 16:55 WIB
LEBAH MENYERANG WARGA : Sarang Lebah Dibersihkan, Serangan Berhenti

Warga Dusun II, Desa Panjatan, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo bernama Samini menunjukkan lengan kirinya yang tersengat lebah, Selasa (1/3/2016). (Rima Sekarani I.N/JIBI/Harian Jogja)

Lebah menyerang warga Dusun II, Desa Panjatan, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo

Harianjogja.com, KULONPROGO-Serangan lebah di Dusun II, Desa Panjatan, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo tidak berlanjut hingga Rabu (2/3/2016).

Sarang sepanjang satu meter dan lebar setengah meter beserta ribuan lebah yang dikenal warga sebagai tawon ndhas tersebut telah dibersihkan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo pada Selasa (1/3/2016) sore.

Pantauan Harianjogja.com pada Rabu pagi, puluhan lebah masih beterbangan di sekitar rumah milik Sastro Suyono. Beberapa ekor diantaranya juga tampak bertahan di sisa sarang yang masih menempel pada bagian atap rumah.

Meski begitu, perilaku lebah sudah lebih stabil dan tidak menyerang warga lagi. “Masih terbang di sekitar rumah tapi sudah tidak menyerang,” kata Agus Sulistyono, anggota keluarga pemilik rumah.

Sarang lebah diketahui ada sejak setahun yang lalu. Ayah Agus, Suyono mengatakan, sarang tersebut awalnya hanya berukuran kecil sehingga dibiarkan begitu saja.

Dia juga tidak melakukan tindakan apa-apa saat sarang tersebut terus membesar karena memang tidak pernah ada insiden penyerangan lebah seperti Senin (29/2/2016) dan Selasa kemarin.

Suyono berpendapat, lebah merasa gelisah karena sarangnya rusak akibat terkena air hujan. Dia dan istrinya pun ikut jadi korban serangan lebah. Hingga pagi itu, Suyono mengaku sebagian leher, kepala, serta kedua tangannya masih bengkak dan kaku.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online