BANDARA KULONPROGO : Hasto udah Bertemu Sultan untuk Bahas Relokasi Gratis, Bagaimana Hasilnya?

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Kamis, 03 Maret 2016 17:04 WIB
BANDARA KULONPROGO : Hasto udah Bertemu Sultan untuk Bahas Relokasi Gratis, Bagaimana Hasilnya?

Warga terdampak pro bandara menggelar aksi damai untuk menuntut relokasi gratis di Setda Pemkab Kulonprogo sejak Senin (22/2/2016) lalu. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Bandara Kulonprogo diharapkan memberikan program relokasi gratis untuk warga yang terdampak

Harianjogja.com, KULONPROGO - Tuntutan warga terdampak pembangunan bandara New Yogyalarta International Airport(NYIA) mengenai relokasi gratis belum memiliki kejelasan.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menyatakan bahwa hingga saat ini surat permintaan kajian hukum yang dikirimkan kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Wates belum mendapatkan jawaban.

Surat tersebit dikirimkan guna mendapatkan kajian hukum dari Kejati Wates mengenai adanya kemungkinan bahwa relokasi gratis bisa dilakukan.

Pasalnya, dari aturan yang berlaku saat ini disebutkan bahwa apabila warga sudah mendapatkan pembayaran atas tanah dan rumahnya maka tidak bisa lagi diberikan ganti rugi. “Sampai saat ini belum mendapatkan jawaban menuju adanya celah,”ujar Hasto, Rabu (2/3/2016).

Selain itu, dari pertemuan yang dilakukannya bersama dengan Gubernur DIY pada Selasa (2/2/2016) lalu, salah satunya ia juga telah menyampaikan permintaan relokasi gratis tersebut.

Sultan sendiri menanggapi dengan meminta pemkab Kulonprogo mengadakan kajian menyeluruh selama satu minggu ke depan untuk kemudian dilaporkan kepada Guberur DIY kembali.

“Kemarin sudah brainstorming membahas itu [relokasi gratis] bersama,”jelas Hasto. Minggu depan, Hasto akan kembali menghadap Gubernur DIY bersama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) terkait.

Terpisah, Project Manager Kantor Proyek Pembangunan Bandara NYIA PT Angkasa Pura I, Sujiastono menyatakan bahwa hingga saat ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) belum melakukan penyerahan data hasil pengukuran dan pendataan lahan calon bandara.

Karena itu, pihak Angkasa Pura juga belum mulai melakukan penyusunan appraisal indepent terkait bandara. “Jika sudah diserahkan secara resmi pasti kamu mulai,”ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online